Menuju konten utama

Cetak Rekor Baru, IHSG Ditutup Menguat ke 9.075

IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075 pada Kamis (15/1/2026), ditopang kenaikan 339 saham.

Cetak Rekor Baru, IHSG Ditutup Menguat ke 9.075
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya usai pembukaan perdagangan saham 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 42,83 poin atau 0,47 persen di harga 9.075,41 pada perdagangan Kamis (15/1/2026). Tidak hanya melanjutkan penguatan, indeks komposit Jakarta juga sempat menyentuh level 9.100,83, menjadikannya rekor tertinggi yang baru sepanjang masa (all time high/ATH), setelah dibuka di harga 9.072,29.

Mengutip RTI Business, pergerakan IHSG hari ini diwarnai oleh penguatan dari 339 saham. Meski begitu, masih terdapat 331 saham yang mengalami penurunan dan 133 saham tidak berubah atau stagnan.

Sementara itu, total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp16.542 triliun. Aktivitas perdagangan di bursa pada hari ini juga cukup aktif, dengan 50,63 miliar lembar saham berpindah tangan melalui 3,37 juta kali transaksi. Sementara, nilai jual beli saham tersebut tercatat mencapai Rp28,25 triliun.

Secara bulanan, indeks harga saham mengalami penguatan hingga 4,79 persen. Sedangkan secara tahun berjalan (year to date), IHSG sudah menguat sebesar 4,96 persen dan hingga 22,93 persen sepanjang tahun (year on year/yoy).

Dari sisi sektoral, performa indeks bergerak beragam dengan beberapa saham yang menjadi top gainers di antaranya, ZATA, ESTI, INOV, BELL, CHEM, ACRO, IRSC, AYLS, VISI, PGLI, dan YPAS. Sebaliknya, sejumlah saham yang masuk dalam kategori top losers adalah LUCK, DEFI, NICL, SGER, ACST, NINE, MBSS, LMAX, PPRE, ESTA, hingga MSIN.

Sejalan dengan penguatan IHSG, indeks saham yang masuk dalam kategori LQ45 juga turut mengalami peningkatan sebesar 0,95 persen ke posisi 890,45 pada penutupan perdagangan sore hari ini.

Sementara, indeks Kompas100 menguat 0,78 persen ke level 1.257,74. Namun, berbeda dengan indeks-indeks saham lainnya, indeks saham yang masuk dalam kelompok IDXSMC-COM justru mengalami penurunan sebesar 0,17 persen, ke posisi 544,09.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana