tirto.id - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) akan melanjutkan proyek Jalan Tol Serpong-Balaraja atau Serbaraja, dengan memulai pembangunan fase kedua pada pertengahan tahun ini.
"Kemungkinan besar semester dua," ujar Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) Hermawan Wijaya di Jakarta, Rabu (25/2/2026) seperti dikutip Antara.
Hermawan mengatakan, saat ini Tol Serpong-Balaraja telah dibuka dan beroperasi sampai dengan Legok. "Berikutnya juga akan kita lanjutkan untuk fase 2 dan fase 3 sampai ke Balaraja," tuturnya.
Dengan berlanjutnya pembangunan tersebut secara bertahap, BSDE berharap Balaraja Timur dan Serpong dapat tersambung oleh Tol Serbaja pada tahun 2030.
"Harapannya (tahun) 2030 seharusnya selesai ya," kata Hermawan.
Sebagai informasi, Tol Serbaraja merupakan salah satu Proyek Strategi Nasional (PSN) dengan skema kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Proyek ini diprakarsai oleh PT Trans Bumi Serbaraja selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang merupakan bagian dari konglomerasi Sinar Mas Land.
Sebelumnya, Tol Serbaraja telah diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia ketujuh Joko Widodo pada 20 September 2022. Pembangunan Tol Serbaraja Seksi 1A memiliki panjang 3,97 kilometer dan Seksi 1B memiliki panjang 5,37 kilometer.
Secara keseluruhan, Tol Serbaraja akan memiliki panjang kurang lebih 40 kilometer yang terbagi dalam tiga seksi yakni seksi 1 Serpong-Legok sepanjang 9,8 kilometer, seksi 2 Legok-Pasir Barat sepanjang 11,5 kilometer dan seksi 3 Pasir Barat-Balaraja sepanjang 18,6 km).
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































