Menuju konten utama

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Melonjak Jadi 127,0

Jika dirinci berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada Januari 2026 meningkat pada seluruh kelompok pengeluaran.

BI: Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Melonjak Jadi 127,0
Petugas melayani warga yang menukarkan uang rupiah di mobil kas keliling Bank Indonesia, di Pasar Butung, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (6/10/2025). Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar layanan penukaran uang pecahan kecil dan uang baru di sejumlah pasar tradisional sebagai upaya untuk menjamin ketersediaan uang layak edar di masyarakat. ANTARA FOTO/Hasrul Said/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Januari 2026 melonjak jadi 127,0, dari bulan sebelumnya yang hanya sebesar 123,5. Dengan demikian, IKK pada awal tahun masih melanjutkan tren optimismenya.

“Meningkatnya keyakinan konsumen pada Januari 2026 ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang masing-masing tercatat sebesar 115,1 dan 138,8, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 111,4 dan 135,6,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resmi, dikutip Senin (9/2/2026).

Jika dirinci berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada Januari 2026 meningkat pada seluruh kelompok pengeluaran, kecuali kelompok Rp4,1-5 juta yang mengalami penurunan indeks menjadi sebesar 124,2. Sebaliknya, responden dengan pendapatan lebih dari Rp5 juta menjadi kelompok dengan kenaikan IKK tertinggi, mencapai 134,3.

Berdasarkan kelompok usia, peningkatan IKK terjadi pada sebagian besar kelompok usia dengan indeks tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun, mencapai 134,2. Sebaliknya, usia 51-60 tahun menjadi kelompok dengan IKK terendah, hanya 112,4.

“Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di mayoritas kota yang disurvei, terutama di Semarang, Palembang dan Padang,” tambah Ramdan.

Sementara itu, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini cenderung meningkat, tercermin dari IKE Januari 2026 yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar 111,4.

Sedangkan, meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya, yaitu Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang tercatat masing-masing sebesar 123,7, 109,9, dan 111,8, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 120,2, 106,5, dan 107,6 (Grafik 4).

“Secara spasial, sebagian besar kota mencatatkan peningkatan IKE, terutama di Semarang, Padang, dan Palembang,” tulis survei IKK BI.

Sama halnya dengan IKK, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini juga turut meningkat.

Berdasarkan tingkat pendidikan, seluruh kelompok mengalami peningkatan indeks, dengan indeks tertinggi tercatat pada kelompok sarjana yang sebesar 120,4.

Pun, indeks ketersediaan lapangan kerja meningkat pada sebagian besar kelompok usia, meskipun kelompok usia di atas 51 tahun masih berada pada zona pesimis, hanya sebesar 97,7 untuk kelompok usia 51-60 tahun dan 92,5 untuk kelompok usia lebih dari 60 tahun.

Baca juga artikel terkait INDEKS KEYAKINAN KONSUMEN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto