Menuju konten utama

Banjir Sumatera Utara-Barat di Mana Saja? Ini Kota/Kab Terdampak

Daftar kabupaten/kota di Sumut dan Sumbar yang terkena bencana banjir, puting beliung, dan tanah longsor hingga hari ini.

Banjir Sumatera Utara-Barat di Mana Saja? Ini Kota/Kab Terdampak
Para warga tampak hendak menyelamatkan diri dari peristiwa banjir bandang akubat luapan Sungai Garoga desa Batu Godang, Kecamatan Barang Toru, Selasa (25/11/2025) (ANTARA-Kodir Pohan)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Banjir melanda sejumlah kabupaten/kota di wilayah pesisir Sumatera Utara dan Barat hingga Kamis (27/11). Tak hanya banjir, wilayah-wilayah itu juga terkena longsor. Curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi salah satu penyebab bencana ini.

Di mana saja lokasi banjir di Sumatera? Menurut informasi terbaru dari BNPB, banjir berdampak pada 12 kabupaten/kota di Utara (Sumut) dan 13 kabupaten/kota di Barat (Sumbar). Simak situasi terkini dari dua provinsi di tersebut.

Daftar Wilayah di Sumut yang Terdampak Bencana

Menurut data BPBD Sumut, ada 12 kabupaten/kota yang terkena dampak banjir, tanah longsor, puting beliung, dan pohon tumbang, hingga Kamis (27/11) hari ini:

  1. Kota Medan
  2. Kabupaten Tapanuli Selatan
  3. Kabupaten Tapanuli Tengah
  4. Kabupaten Tapanuli Utara
  5. Kabupaten Humbang Hasundutan
  6. Kota Sibolga
  7. Kabupaten Mandailing Natal
  8. Kabupaten Deli Serdang
  9. Kabupaten Pakpak Bharat
  10. Kabupaten Serdang Bedagai
  11. Kota Padang Sidempuan
  12. Kabupaten Nias
Polda Sumut menyiapkan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak di wilayah Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Sibolga

"Bantuan berupa makanan siap saji, selimut, logistik kebutuhan dasar, obat-obatan hingga perlengkapan evakuasi," tutur Ferry.

Mengantisipasi bencana susulan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama yang bermukim di daerah rawan longsor dan bantaran sungai.

Daftar Wilayah di Sumbar yang Terkena Bencana

Sementara itu di Sumbar, ada 13 kabupaten/kota yang terkena banjir dan tanah longsor menurut data hingga hari ini, Kamis (27/11).

  1. Kota Padang
  2. Kabupaten Padang Pariaman
  3. Kota Solok
  4. Kabupaten Agam
  5. Kota Pariaman
  6. Kota Bukittinggi
  7. Kota Padang Panjang
  8. Kabupaten Tanah Datar
  9. Kabupaten Pesisir Selatan
  10. Kabupaten Solok
  11. Kabupaten Pasaman
  12. Kabupaten Pasaman Barat
  13. Kabupaten Limapuluh Kota
Pemprov Sumbar telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Alam akibat cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumbar dalam beberapa hari terakhir.

Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur nomor : 360-761-2025 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir, Banjir Bandang, Tanah Lonsor, dan Angin Kencang di Wilayah Provinsi Sumbar Tahun 2025. Keputusan ini mulai berlaku sejak 25 November sampai 8 Desember 2025.

Ada lima daerah terdampak paling parah, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Pesisir Selatan, serta Kota Bukittinggi, juga telah menetapkan status tanggap darurat di wilayahnya masing-masing.

Untuk memudahkan koordinasi, Pemprov juga menetapkan Kantor BPBD Sumbar sebagai Posko Tanggap Darurat sekaligus Command Center Provinsi. Di lokasi ini seluruh informasi, koordinasi operasi lapangan, hingga pelaporan kejadian bencana akan dihimpun dan disinkronkan.

“Posko di BPBD akan menjadi titik kendali utama. Semua perkembangan situasi akan dikoordinasikan dari sana agar penanganan berjalan lebih cepat, terarah, dan satu komando,” ujar Arry.

Baca juga artikel terkait BANJIR atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya