tirto.id - Warganet yang tinggal di Provinsi Aceh mengeluhkan pemadaman listrik yang berlangsung sejak Rabu (26/11) hingga hari ini Kamis (27/11).
Pemadaman ini berkaitan dengan perawatan pasokan listrik serta banjir yang melanda wilayah tersebut sehingga memutus arus listrik.
"Dari Subuh mati lampu, sampe detik ini masih mati. Halo @pln_123 knp di Aceh Jaya mati Listrik mulu?" demikian tulis salah satu akun di X, menandai call center PLN.
Menurut penjelasan PLN pada Rabu (27/11), pemadaman listrik di Aceh disebabkan karena pemeliharaan pembangkit untuk meningkatkan keandalan pasokan
"Terkait kendala pemadamannya tsb sebagai upaya peningkatan keandalan pasokan listrik, PLN saat ini sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan pembangkit yang memerlukan pengaturan operasional atau manajemen beban di sebagian wilayah Aceh," demikian tulis PLN.
Pemadaman Listrik Aceh Sampai Kapan?
Lima tower SUTT 150 kV terdampak banjir di Bireuen, Aceh. Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV adalah saluran transmisi energi listrik. Tower tersebut akan mengirimkan energi listrik dari pembangkit ke konsumen.
Di saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kV sering terjadi gangguan, salah satunya yaitu gangguan kilat yang menyambar kawat fasa. Tower ini juga mengalami gangguan akibat banjir.
PLN Aceh melalui Instagram, mengumumkan sedang mengerahkan ratusan personel bersama puluhan unit alat berat untuk memulihkan lima tower SUTT 150 kV di Aceh yang terdampak banjir bandang.
Empat tower roboh dan satu tower lainnya mengalami kerusakan i wilayah Kabupaten Bireuen setelah banjir dan angin kencang melanda daerah tersebut.
Tower yang roboh ini menyebabkan pasokan listrik di sebagian wilayah Aceh mengalami gangguan. Kemungkinan pemadaman akan usai jika PLN sudah menyelesaikan perbaikan tower SUTT ini.
Penyebab Pemadaman Listrik di Aceh
Banjir bandang yang melanda kawasan ruas Aruen-Bireuen menyusul tingginya curah hujan mengakibatkan robohnya tower transmisi 150 kV, sehingga berdampak terhadap pasokan listrik sebagian wilayah Aceh.
"Kami bergerak cepat dan menerjunkan seluruh personel lapangan dalam upaya pemulihan pasokan listrik secara bertahap akibat banjir bandang," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh Lukman Hakim, di Banda Aceh, Rabu (26/11).
Ia menjelaskan bencana alam tersebut mengakibatkan pasokan listrik di sebagian wilayah Aceh mengalami gangguan.
Pihaknya juga telah mengerahkan seluruh personelnya untuk pemulihan listrik secara bertahap di daerah terdampak.
PLN mengimbau bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses layanan 24 jam melalui aplikasi PLN mobile atau mengunjungi contact center 123.
PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan kepada seluruh pelanggan setia di seluruh Aceh.
"Mohon doa dari seluruh masyarakat, tim terus berupaya melakukan penormalan dan kami pastikan listrik akan normal kembali," katanya pula.
Pihaknya juga bertekad untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan di Provinsi Aceh.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id
































