Menuju konten utama

30 Januari, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8308

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 8167.156 hingga 8408.300.

30 Januari, IHSG Dibuka Menguat ke Level 8308
Seorang pria mengamati layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/12/2025). ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8308 pada perdagangan Jumat (30/1/2026). Mengutip RTI Business pukul 10.29 WIB, indeks naik 131.048 poin atau sebesar 1.59 persen.

Laju IHSG didorong oleh 549 saham yang dibuka menguat, 166 saham dibuka melemah, dan 92 saham stagnan atau belum mengalami perubahan.

Gerak IHSG pada awal perdagangan sesi pertama terpantau berada pada rentang 8167.156 hingga 8408.300, sementara kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp15.135,312 triliun.

Aktivitas perdagangan di bursa pada pagi ini tercatat cukup aktif dengan 25,334 miliar saham berpindah tangan melalui 1.605.538 kali transaksi. Sementara itu, nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp15.155 triliun.

Bina Artha Sekuritas melaporkan, IHSG melemah 7.35 persen di level 8320.556 pada akhir perdagangan 28 Januari 2026. IHSG menguji garis SMA-120 pada chart harian dengan koreksi agresif yang terjadi pada hari Rabu. Ada potensi untuk IHSG dapat segera rebound apabila penutupan hari ini tetap berada di atas garis tersebut.

Sementara itu, skenario alternatifnya yaitu ekstensi koreksi menuju 7959 sebelum terjadinya rebound. Level support IHSG berada di 8169, 7959, dan 7785, sementara level resistennya di 8359, 8596, 8837, dan 9174. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish.

BBNI ditutup melemah di level 4440 pada 28 Januari 2026. BBNI sedang membentuk koreksi minor dengan potensi rebound apabila support Fibonacci di 4390 tetap bertahan. Sementara itu, adanya penembusan di bawah 4390 akan mengisyaratkan potensi ekstensi koreksi menuju 4260. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral. Hold dengan target harga terdekat di 4730.

TLKM ditutup melemah di level 3470 pada 28 Januari 2026. TLKM diperkirakan membentuk koreksi wave [a] yang berpotensi untuk menembus di bawah fraktal 3390. Namun demikian, ada potensi rebound wave [b] apabila TLKM tetap di atas 3300. Indikator MACD menunjukkan kondisi netral. Trading buy pada rentang harga 3320 – 3420 dengan target harga terdekat di 3700.

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi