tirto.id - Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, mengungkapkan bahwa industri dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan bahan baku susu nasional dan sebagian besar masih impor.
Dia menjelaskan, produsen susu nasional hanya mampu memenuhi 20 persen dari kebutuhan bahan baku susu nasional yang sebesar 4 juta ton. Dengan demikian 80 persen masih dipenuhi oleh impor.
“Sekali lagi tadi sudah disampaikan impornya 80 persen, terutama dari new Zealand dan Pakistan,” katanya usai Pre-event Specialty Indonesia 2025, di Jakarta, Kamis (3/6/2205).
Namun demikian, dia mengungkapkan bahwa produk hasil olahan susu nasional sudah mengekspor sebesar 233,5 juta dolar AS di 2024. Adapun target market produk olahan susu nasional adalah Thailand, Filipina, Papua Nugini, Kamboja, dan Singapura.
Meski begitu, pihaknya sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto akan terus berupaya untuk menggenjot hasil produksi susu nasional.
Salah satunya dengan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk kampus untuk melakukan riset dan pengembangan industri susu nasional.
“Karena susu juga bukan sesuatu yang mudah, karena cuaca dan iklim maupun bibir dari sapi penghasil susu ini tidak mudah. Tapi pengembangan yang dilakukan kampus saya kira bisa temukan titik persinggungan untuk mengurangi impor,” ucapnya.
Perlu diketahui, kebutuhan susu sapi segar Indonesia pada 2024 tercatat sebesar 4,7 juta ton. Namun, produksi dalam negeri hanya mampu mencukupi 1 juta ton di antaranya atau sekitar 21 persen dari total kebutuhan susu segar nasional. Sementara 79 persen sisanya dipenuhi dari impor.
Sementara itu, mengutip data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang dihimpun Statista, konsumsi produk susu segar Indonesia terus mengalami peningkatan seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk.
Dengan konsumsi pada 2021 sebanyak 3,92 per kapita per kilogram dan tumbuh hingga 4,24 per kapita per kilogram pada 2024, kemudian menjadi 5,01 per kapita per kilogram di 2031.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id

































