Menuju konten utama

Update Pemadaman Listrik Aceh & Sebagian Sumatera karena Banjir

Situasi terkini pemadaman listrik di wilayah Sumatera akibat bencana banjir, tanah longsor, gempa, dan puting beliung.

Update Pemadaman Listrik Aceh & Sebagian Sumatera karena Banjir
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Bencana banjir yang melanda 16 kabupaten/kota di Aceh selain berdampak pada ratusan ribu warga juga merusak sejumlah badan jalan dan jembatan sehingga memutuskan akses transpotasi darat. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/foc.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemadaman listrik di Aceh dan sebagian wilayah Pulau Sumatera terjadi sejak bencana banjir, tanah longsor, gempa, dan puting beliung melanda daerah ini hingga Jumat (28/11).

Menurut keterangan PLN melalui akun X resmi pada Jumat (28/11) pukul 09.00 WIB, selain Aceh, Medan juga mengalami pemadaman secara bergilir akibat banjir.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat dan pengamanan jaringan listrik, PLN melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah Sumatera akibat bencana banjir bandang," demikian keterangan dari PLN di akun X tersebut.

PLN menyatakan akan segera mengaktifkan kembali jaringan listrik setelah kondisi aman.

Update Pemadaman Listrik di Aceh: 12 Tower Roboh

PT PLN akan membangun menara SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) sementara, dengan mendatangkan material perbaikan ke Aceh.

PLN bekerja sama dengan TNI AU untuk mengangkut material menara darurat untuk pemulihan jaringan listrik di sistem kelistrikan Aceh.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, Eddi Saputra menjelaskan percepatan pemulihan merupakan prioritas utama PLN.

“Awalnya kami mendata lima tower roboh, namun akibat cuaca ekstrem yang terus berlanjut, jumlahnya bertambah menjadi total dua belas tower yang mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat kami harus meningkatkan volume material dan percepatan distribusi ke lokasi,” kata Eddi.

Banjir dan angin kencang yang terjadi dari Bireuen hingga Aceh Timur mengakibatkan 12 tower SUTT 150 kV terdampak, di mana sembilan tower rubuh dan beberapa lainnya mengalami kerusakan struktur, katanya, menjelaskan.

Ia mengatakan kerusakan tersebut berdampak signifikan bagi keandalan pasokan listrik, karena jaringan tersebut menyuplai sistem kelistrikan untuk wilayah:

Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan dan Aceh Singkil.

Pemadaman Listrik di Wilayah Sumatera Utara dan Barat

Sementara itu di Sumatera Utara, PLN Unit Induk Distribusi Sumut mengerahkan sekitar 701 personel siaga kelistrikan dalam menghadapi cuaca ekstrem guna mengamankan jaringan dan memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumut, Surya Sahputra Sitepu mengatakan, PLN Sumut secara bertahap melakukan pemulihan pada titik-titik yang telah dinyatakan aman dari genangan air, arus banjir, material longsor, maupun risiko bencana susulan.

Surya mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bahaya listrik di tengah cuaca ekstrem yang melanda. Untuk itu, segera laporkan apabila melihat jaringan listrik yang rusak atau berpotensi membahayakan.

Cuaca ekstrem itu memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah. Kondisi ini turut berdampak pada sistem ketenagalistrikan di berbagai wilayah yaitu:

Medan, Binjai, Langkat, Deli Serdang, Karo, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah.

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat (UID Sumbar) juga mengatasi kondisi kelistrikan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Beberapa bagian infrastruktur kelistrikan terdampak, mulai dari jaringan yang terendam air, tertutup material longsor, hingga terpapar pohon tumbang.

Pemulihan terus dilakukan secara bertahap pada wilayah-wilayah yang telah dinyatakan aman dari genangan air, arus banjir, material longsor, maupun potensi bahaya lainnya.

Baca juga artikel terkait BANJIR HARI INI atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya