tirto.id - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Sumatera diprakirakan masih berlangsung antara Jumat (28/11/2025) hingga Sabtu (29/11/2025). Berdasarkan BMKG, hujan berintensitas sedang-sangat lebat masih akan melanda mayoritas Pulau Sumatera.
Sejak terciptanya Siklon Tropis Senyar di kawasan Selat Malaka pada Rabu (26/11) lalu, wilayah Sumatera terus dilanda cuaca ekstrem yang juga berakibat pada bencana hidrometeorologi seperti banjir.
Siklon Tropis Senyar itu merupakan evolusi dari Bibit Siklon 95B, yang terintifikasi sejak Jumat (21/11) di Selat Malaka sebelah timur perairan Aceh.
Berdasarkan unggahan terbaru BMKG pada Jumat (28/11) dini hari, Siklon Tropis Senyar ini telah memasuki fase setelahnya yang dikenal sebagai Ex-Siklon Tropis Senyar.
"Dalam beberapa periode ke depan, intensitas Ex-Siklon Tropis Senyar diperkirakan akan mengalami pelemahan kecepatan seiring pergerakan berada di wilayah daratan Malaysia dan kecepatan angin maksimum masih dala kisaran 20-25 knot dengan pegerakan sistem ke arah timur-timur laut menuju Laut Cina Selatan," tulis prediksi BMKG dilansir dari Instagram-nya.
"Dalam 48-72 jam kecepatan angin maksimum cenderung persisten namun ada potensi naik perlahan seiring pergerakan di Laut Cina Selatan. Potensi Ex-Siklon Tropis Senyar untuk tumbuh kembali menjadi siklon tropis dalam kategori potensi rendah," sambung BMKG.
Sementara itu, dalam beberapa hari terakhir, sejumlah wilayah di sekitar Kota Medan, Sumatera Utara, tergenang banjir dan terdampak tanah longsor.
Pemerintah Provinsi Aceh juga menetapkan status tanggap darurat bencana di wilayahnya pada Kamis (27/11). Status ini berlaku di Aceh hingga 11 Desember mendatang.
"Hari ini saya Gubernur Aceh menetapkan status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh, kata Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, dikutip dari Antara.
Status tersebut ditetapkan Gubernur Aceh setelah 20 dari 23 kabupaten/kota di Aceh terendam banjir akibat cuaca ekstrem. Banjir juga menyebabkan terputusnya aliran listrik di sejumlah wilayah di Aceh.
Prakiraan BMKG soal Potensi Cuaca Esktrem di Sumatera, Kapan Berakhir?
Berdasarkan prakiraan BMKG, cuaca ekstrem di Sumatera masih akan berlangsung setidaknya antara Jumat (28/11) hingga Sabtu (29/11).
Pada Jumat, mayoritas wilayah di Sumatera masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, beberapa di antaranya bahkan disertai angin kencang.
Seperti misalnya di Provinsi Aceh. Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi pada Jumat dan berkurang jadi sedang hingga lebat pada Sabtu.
Hal serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Sedangkan, untuk wilayah Sumatera lainnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi hingga Sabtu.
Akan tetapi, di beberapa wilayah, seperti Kepulauan Bangka Belitung dan Riau, hujan berintensitas tinggi hingga Sabtu itu juga diprakirakan disertai angin kencang.
Prakiraan cuaca ekstrem hingga Sabtu, 29 November 2025 tersebut serupa dengan imbauan yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II BMKG Minangkabau, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Dalam rilis pers tertanggal 26 November lalu, Stasiun Meteorologi Kelas II BMKG Minangkabau mengimbau adanya potensi cuaca ekstrem yang melanda hingga 29 November.
"Mengimbau masyarakat Sumatera Barat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan masih dapat terjadi hingga tanggal 29 November 2025," tulis rilisan pers tersebut.
Sementara itu, menanggapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah menetapkan status tanggap darurat bencana yang berlangsung hingga 8 Desember 2025.
"Pemerintah Provinsi Sumbar resmi menetapkan status tanggap darurat bencana alam imbas cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, pada Rabu, dikutip dari Antara.
Status tersebut ditetapkan setelah 13 kabupaten/kota di Sumatera Barat terdampak langsung cuaca ekstrem, berdasarkan data terakhir hingga Rabu (26/11/2025).
Agar tetap mendapatkan informasi terbaru terkait cuaca ekstrem, link info BMKG berikut ini dapat dicek secara berkala:
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id

































