Menuju konten utama

Update Info Gempa BMKG Hari Ini Magnitudo 6,6 di Nabire Papua

Gempa mengguncang Nabire, Papua Tengah bermagnitudo 6.6 pada hari ini (19/9).  Simak update gempa M6,6 di Nabire Papua beserta gempa susulannya.

Update Info Gempa BMKG Hari Ini Magnitudo 6,6 di Nabire Papua
Ilustrasi Seismografi. Getty Images/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gempa bumi mengguncang Kota Nabire, Papua Tengah, pada hari Jumat, 19 September 2025. Info BMKG mencatat terdapat tiga gempa yang mengguncang Nabire dengan kekuatan yang berbeda-beda. Simak update gempa magnitudo 6,6 di Nabire Papua beserta gempa susulannya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 6,6 mengguncang Kota Nabire, Papua Tengah, hari ini Jumat (19/9/2025) pada pukul 01:19:50 WIB. Getaran gempa tersebut dirasakan secara signifikan di wilayah sekitarnya.

Tiga puluh menit setelah itu, gempa kembali terjadi dengan kekuatan yang lebih kecil yaitu magnitudo 4,0. Di pagi hari pukul 05:53:45 WIB, Kota Nabire kembali diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 5,1.

Secara keseluruhan, tiga gempa yang mengguncang wilayah Nabire, Papua Tengah, berpusat di darat dengan pusat gempa yang berdekatan.

Update Gempa Magnitudo 6,6 di Nabire Papua Hari Ini

Gempa magnitudo 6,6 mengguncang Kota Nabire, Papua Tengah hari ini (19/9/2025) pada pukul 01:19:50 WIB. Berdasarkan laporan BMKG, gempa magnitudo 6,6 mengguncang Kota Nabire berpusat darat 12 km barat daya Nabire. Sementara itu, titik koordinat gempa berada 3.47 LS, 135.49 BT dengan kedalaman 24 km.

Gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan skala intensitas (Modified Mercally Intensity/MMI) II-IV. Masing-masing wilayah yang merasakan gempa Nabire beserta skala MMI ialah V Nabire, IV-V Wasior, III Timika, III-IV Enarotali, II-III Biak, II-III Supiori.

Getaran gempa Nabire yang dirasakan di wilayah Biak, Timika, dan Supiro seperti ada truk yang berlalu. Kemudian, gempa Nabire juga menyebabkan wilayah Wasior dan Enarotali mengalami getaran gempa dengan jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Sementara itu, getaran terbesar akibat gempa Nabire dirasakan oleh masyarakat di wilayah Kota Nabire. Berdasarkan skala MII, getaran di kota Nabire mencapai angka V. Gerataran gempa ini dirasakan oleh banyak orang dan beberapa tiang tampak bergoyang. Beberapa barang di wilayah ini juga berpotensi terpelanting atau pecah.

Kemudian, pada pukul 01:51:49 WIB, gempa susulan mengguncang Kota Nabire dengan magnitudo 4,0. Episentrum gempa berjarak beberapa km dari pusat gempa sebelumnya, yaitu berada di darat 3 km tenggara Nabire. Getaran gempa tersebut hanya dirasakan di wilayah Nabire dengan skala MMI II-III.

Nabire kembali diguncang gempa pada Jumat (19/9) pukul 05:53:45 WIB dengan magnitudo 5,1. Pusat gempa berada di darat 23 km bara tlaut Nabire dengan titik koordinat 3,44 LS-135,55 BT. Sementara itu, getaran gempa hanya terasa di wilayah Kota Nabire dengan skala MMI III.

Berikut daftar gempa yang mengguncang Nabire, Papua Tengah hari ini yang dilaporkan oleh BMKG di laman resmi:

  • Gempa berkekuatan 6.6, pukul 01:19:50 WIB, berada di berada di darat 12 km barat daya Nabire, dengan kedalaman 24 km.
  • Gempa berkekuatan 4.0, pukul 01:51:49 WIB, berada di berada di darat 3 km tenggara Nabire, dengan kedalaman 23 km.
  • Gempa berkekuatan 5.1, pukul 05:53:45 WIB, berada di berada di darat 23 km barat laut Nabire, dengan kedalaman 20 km.
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data

Secara umum, gempa yang terjadi di Nabire tidak berpotensi tsunami. Kendati begitu, BMKG mengimbau kepada masyarakat di sekiat lokasi gempa untuk tetap tenang dan waspada.

Sebelum kembali memasuki rumah, masyarakat diimbau untuk memastikan terlebih dahulu bangunan yang ada dalam kondisi stabil dan tidak membahayakan.

Baca juga artikel terkait INFO GEMPA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo