Menuju konten utama

Terserap 100%, Danantara Raup Rp50 Triliun dari Patriot Bond

Sebelumnya rencana penerbitan Patriot Bond telah diterima dengan baik oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia.

Terserap 100%, Danantara Raup Rp50 Triliun dari Patriot Bond
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan keterangan kepada wartawan usai melakukan bpertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dan petinggi perusahaan otomotif asal Vietnam VinFast di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). Rosan menyebutkan VinFast berencana membangun secara bertahap 30.000 hingga 100.000 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di berbagai daerah Indonesia, terutama di Pulau Jawa dengan nilai investasi sekitar satu miliar dolar AS. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

tirto.id - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan P Roeslani, mengungkapkan penyerapan Patriot Bond sudah mencapai 100 persen target yang ditetapkan, yakni senilai Rp50 triliun. Hal itu dibeberkannya usai menghadiri Pertemuan & Simposium Gotong Royong Perumahan Warisan Bangsa, di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Selasa (16/9/2025) malam.

“(Penyerapan Patriot Bond sudah) 100 persen,” kata dia singkat.

Sebelumnya Rosan menuturkan, beberapa pengusaha kawakan telah menyatakan niatnya untuk mengoleksi obligasi yang dirilis dana kekayaan negara (Sovereign Wealth Fund/SWF) Indonesia itu, di antaranya adalah Prajogo Pangestu, pendiri sekaligus si empunya Barito Pacific Group. Kemudian, ada juga Grup Djarum yang juga telah menyatakan minatnya untuk membeli Patriot Bond.

“Semua ikut berpartisipasi kok. Iya, mereka (Prajogo Pangestu dan Grup Djarum) berminat,” ujarnya, kepada awak media, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025).

Sebelumnya, kepada Reuters, CIO Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan rencana penerbitan Patriot Bond telah diterima dengan baik oleh perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia. Selain Prajogo Pangestu, Garibaldi Thohir alias Boy Thohir dari Alam Tri Group dan Franky Widjaja dari Sinar Mas Group menjadi deretan crazy rich yang disebut Pandu telah menyatakan minatnya untuk membeli Patriot Bond.

“Beberapa orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu, yang mengendalikan Barito Pacific Group, Garibaldi Thohir dari Alam Tri Group, dan Franky Widjaja dari Sinar Mas Group, telah menyatakan minatnya untuk membeli Patriot Bond,” kata Pandu, dikutip dari Reuters, Rabu (27/8/2025).

Sebagai informasi, Patriot Bond diterbitkan melalui mekanisme private placement. Melalui penerbitan obligasi itu, Danantara menargetkan bakal memperoleh dana segar sebesar Rp50 triliun pada Oktober mendatang.

Sementara itu, Patriot Bond rencananya bakal diterbitkan dengan tenor 5 dan 7 tahun, dengan tingkat bunga jauh lebih rendah dari bunga surat utang yang diterbitkan pemerintah di pasar uang domestik, yakni hanya sebesar 2 persen. Pandu mengatakan instrumen-instrumen tersebut juga sebagian bersifat simbolis.

"Ini merupakan ajakan bagi dunia usaha untuk bersatu dan berkontribusi bagi kemajuan kita," tambahnya.

Baca juga artikel terkait DANANTARA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra