Menuju konten utama

Stasiun Tanah Abang Kini Layani 308 Ribu Penumpang per Hari

Kapasitas penumpang yang dapat dilayani Stasiun Tanah Abang usai direvitalisasi naik dua kali lipat.

Stasiun Tanah Abang Kini Layani 308 Ribu Penumpang per Hari
Presiden Prabowo Subianto (kempat kiri) didampingi Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (ketiga kiri), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kiri), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kempat kanan), Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo (kedua kanan), Seskab Teddy Indra Wijaya (kanan), Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (ketiga kanan), Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin (kiri) meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025). ANTARAFOTO/Galih Pradipta/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menyatakan Stasiun Tanah Abang Baru usai direvitalisasi dapat melayani hingga 308 ribu penumpang per hari. Hal ini dinyatakan saat Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Tanah Abang di Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Menurut Dudy, kapasitas penumpang yang dapat dilayani Stasiun Tanah Abang usai direvitalisasi naik dua kali lipat.

"Kapasitas penumpang Stasiun Tanah Abang Baru dari semula 141 ribu menjadi 308 ribu penumpang," ucapnya.

Ia menyatakan, usai direvitalisasi, Stasiun Tanah Abang Baru memiliki luas bangunan 19.000 meter persegi. Sementara, luas tanah stasiun tersebut mencapai 31.174 meter persegi.

Lalu, terdapat empat peron dan enam jalur di Stasiun Tanah Abang Baru. Kata Dudy, setiap peron melayani satu rangkaian dengan 12 gerbong kereta rel listrik (KRL). Setiap gerbong dapat melayani 300 penumpang saat jam puncak kepadatan (peak hour).

"Jadi, kalau Bapak bisa bayangkan, 300 [penumpang] itu seperti dengan dua pesawat Boeing 737, Bapak. Dalam memberangkatkan satu rangkaian [12 gerbong] itu bisa sekitar 20 pesawat Boeing 737," sebut Dudy.

Ia menambahkan nilai proyek revitalisasi Stasiun Tanah Abang Baru mencapai Rp350 miliar. Sementara itu, pemerintah akan menyubsidi 60 persen dari tarif tiket KRL Jabodetabek.

"Anggaran yang kami sediakan untuk subsidi Rp1,7 triliun per tahun. Jumlah penumpang sampai dengan Oktober tahun ini adalah 280 juta penumpang yang dilayani," tuturnya.

Di lokasi yang sama, Prabowo menyatakan salah satu fokus pemerintah adalah mengembangkan transportasi rel. Katanya, masyarakat kini menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Kereta api Indonesia dengan semua sistemnya dilaporkan kepada saya mengangkut penumpang satu tahun 486 juta, 486 juta penumpang naik sistem kereta api kita. Memang sistem kereta api kita ini akan menjadi fokus perhatian dari program pemerintahan yang saya pimpin," kata Prabowo.

Baca juga artikel terkait STASIUN TANAH ABANG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama