Menuju konten utama

Srimul & Sofyan Djalil Sempat Diminta Saran Selamatkan Jiwasraya

Pada periode 2008-2009, petinggi Jiwasraya sempat meminta pemerintah untuk memberikan bantuan dengan metode penanaman modal.

Srimul & Sofyan Djalil Sempat Diminta Saran Selamatkan Jiwasraya
Tersangka mantan Direktur Utama PT. Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim tiba untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/1/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Terpidana kasus korupsi sekaligus mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, mengungkapkan bahwa dirinya pernah meminta tolong kepada eks Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rangka penyelamatan Jiwasraya yang saat itu kondisi keuangannya sedang terperosok.

Pada 2009, Sri Mulyani sempat menjanjikan bahwa Jiwasraya akan mendapatkan obligasi tanpa kupon atau zero coupon bond yang memungkinkan Jiwasraya mendapat obligasi tanpa membayar bunga secara berkala, melainkan membayar seluruh hasil pokok dan bunga saat jatuh tempo.

"Oke disetujui, terus dimasukkan APBN-P. Itu hasil rapat disampaikan oleh Pak Ketua Dadang dan ditunjuk Pak Wamen yang jadi Ketua LPS, Pak Gito (Anggito Abimanyu) untuk ke ruangan ini. Kita senang, artinya at least solusinya adalah zero coupon bond," kata Hendrisman dalam kesaksiannya atas terdakwa Isa Rachmatarwata dalam sidang dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya periode 2008–2018 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Lampu hijau dari Sri Mulyani tak bertahan lama, ternyata persetujuan untuk zero coupon bond dicabut dua pekan setelah janji pertama diberikan. Hendrisman kemudian berusaha mengonfirmasi langsung kepada Sri Mulyani atas pencabutan kupon obligasi negara tersebut.

Kepada Hendrisman, Sri Mulyani enggan menyetujui zero coupon bond karena sedang digoyang isu korupsi Bank Century. Sebagai solusi, Sri Mulyani kemudian mengarahkan Hendrisman untuk menghubungi Sofyan Djalil terkait putusan akhir pemberian zero coupon bond kepada Jiwasraya.

"Jiwasraya terserah mau jalan atau nggak, mau tutup terserah itu kepada Pak Sofyan Djalil," kata dia.

Saat itu Sofyan yang menjabat sebagai Menteri Negara BUMN memberikan lampu hijau untuk menyuntikkan dana kepada Jiwasraya dengan harapan perusahaan asuransi plat merah itu bisa kembali performa. Hendrisman memuji tindakan Sofyan itu dan menyebut sosoknya sebagai orang yang bijaksana.

"Pak Sofyan orangnya wise, dia berpikiran positif saja," kata dia.

Kehadiran Hendrisman untuk menjadi saksi bagi Isa Rachmatarwata yang didakwa melakukan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi PT AJS yang merugikan keuangan negara sebesar Rp90 miliar. Tindakan rasuah Isa dilakukan secara bersama-sama dengan petinggi Jiwasraya lainnya yaitu Hendrisman Rahim, Harry Prasetyo selaku Direktur Keuangan, serta Syahmirwan selaku Kepala Divisi Investasi dan Keuangan.

Baca juga artikel terkait KASUS JIWASRAYA atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto