Menuju konten utama

Sorotan Media Asing Soal MBG & Kasus Keracunan Siswa

Media asing menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo usai ribuan siswa diduga keracunan setelah program ini resmi diluncurkan pada Januari 2025

Sorotan Media Asing Soal MBG & Kasus Keracunan Siswa
Seorang murid SDN 2 Kendari menyantap menu makan bergizi gratis di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (19/9/2025). ANTARA FOTO/Andry Denisah/foc.

tirto.id - Kasus keracunan total ribuan siswa diduga setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia turut disorot media asing. Selain Reuters, media luar lain seperti The Guardian dan The Straits Times Singapore juga memberitakan kejadian ini.

Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk tim investigasi untuk mengungkap kasus keracunan makanan yang diduga terjadi karena makan menu MBG.

"Sebetulnya beberapa kasus itu masih diduga keracunan karena ada banyak faktor-faktornya, apakah karena bahan makanan, prosesnya atau mungkin setiap anak juga dalam posisi lagi tidak enak badan dan lain-lain, ini yang perlu kami dalami supaya tidak menjadi isu yang liar," ucap Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dikutip Antara (23/9).

Daftar Media Asing yang Beritakan Kasus Keracunan Diduga karena MBG

Berikut daftar media di luar Indonesia yang turut menyoroti banyaknya kasus keracunan yang diduga penyebabnya adalah karena memakan menu-menu Makan Bergizi Gratis yang merupakan program Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming:

1. Reuters

Dalam artikel yang ditayangkan pada 22 September 2025, Reuters memberitakan sejumlah LSM kesehatan di Indonesia mendesak pemerintah untuk menghentikan sementara program makan gratis Presiden Prabowo Subianto setelah lebih dari 500 anak mengalami keracunan massal sejak Januari.

Program senilai $10 miliar tersebut telah menjangkau lebih dari 20 juta penerima dan ditargetkan mencapai 83 juta perempuan dan anak pada akhir tahun. Namun, kasus keracunan yang telah berdampak pada 6.452 anak dinilai sebagai kegagalan sistemik.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyatakan penyesalan atas insiden tersebut, dan menyebut dari 1 miliar porsi yang telah disajikan, terdapat 4.711 kasus dugaan keracunan yang kini sedang diselidiki.

2. The Guardian

Artikel yang tayang pada 15 Agustus 2025 itu memberitakan lebih dari 360 orang di Sragen, Jawa Tengah, mengalami keracunan makanan setelah mengkonsumsi makan siang gratis dari program andalan Presiden Prabowo Subianto.

Makanan yang diduga tercemar terdiri dari nasi kunyit, telur, tempe goreng, salad mentimun, apel, dan susu, yang dimasak di dapur pusat dan didistribusikan ke berbagai sekolah.

Pemerintah setempat telah menghentikan sementara distribusi dari dapur tersebut sambil menunggu hasil uji laboratorium. Program bernilai Rp171 triliun (sekitar USD 10,6 miliar) ini telah menjangkau lebih dari 15 juta penerima, dengan target 83 juta orang pada akhir tahun.

Meski sudah ada peningkatan standar dapur oleh Badan Gizi Nasional, kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi, termasuk yang ditemukan mengandung bakteri Salmonella dan E. coli.

3. The Straits Times

The Straits Times juga memberitakan tentang lebih dari 800 siswa mengalami keracunan makanan dalam dua insiden terpisah pada pekan ini setelah menyantap makanan gratis dari program pemerintah Indonesia.

Salah satu kasus di Garut, Jawa Barat, dengan total 569 siswa dari lima sekolah jatuh sakit setelah mengonsumsi ayam dan nasi. Di Banggai, 277 siswa juga terdampak keracunan dari dapur penyedia makanan yang sama.

Sejak program ini diluncurkan Januari lalu, lebih dari 4.000 anak telah terkena dampaknya, memunculkan kritik terhadap pengawasan dan standar keamanan makanan. Artikel ini dirilis pada 19 September 2025.

4. Vietnam Plus

Insiden keracunan makanan program makan gratis pemerintah tengah menjadi sorotan, setelah lebih dari 800 siswa juga jatuh sakit dalam dua kasus terpisah selama sepekan. Program yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto ini menargetkan 83 juta penerima dan didukung anggaran Rp171 triliun, dengan rencana kenaikan dua kali lipat tahun depan. Artikel ini diunggah pada 20 September 2025.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra