Menuju konten utama

SKK Migas Target Resmikan Pabrik LPG Plant Cilamaya Bulan Ini

LPG plant Cilamaya memproduksi LPG hingga 163 metrik ton per hari dengan kondensat mencapai 1.891 barel minyak per hari.

SKK Migas Target Resmikan Pabrik LPG Plant Cilamaya Bulan Ini
Warga membawa gas LPG 3 kilogram saat operasi pasar penyeimbang di Pasar Datah Manuah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (13/12/2025). Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar pasar penyeimbang setiap hari sabtu selama bulan Desember 2025 dengan menyediakan 200 tabung gas LPG 3 kilogram pada setiap operasinya, yang dijual dengan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp22 ribu sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan peresmian pabrik liquid petroleum gas (LPG) plant di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, pada April 2026.

Hal ini disampaikan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto saat rapat dengar pendapat (RPD) di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026).

"Ini mudah-mudahan di bulan April ini, kami akan meresmikan pabrik LPG plant di Cilamaya," tuturnya.

Menurut Djoko, LPG plant di Cilamaya tersebut dapat memproduksi LPG hingga 163 metrik ton per hari. Kemudian, kondensat pabrik tersebut mencapai 1.891 barel minyak per hari.

Lalu, Djoko juga berujar pemerintah bakal meresmikan LPG plant di Tuban, Jawa Timur. LPG plant tersebut diperkirakan dapat memproduksi hingga 30 metrik ton per hari dengan kondensat 348 barel minyak per hari.

"Kemudian, kami akan juga rencana membangun tahun ini LPG plant di Jambi Merang, bisa memproduksi LPG 320 metrik ton per day, kondensatnya 3.700 barel per day," sebutnya.

"Juga dalam waktu dekat, insyaallah bulan depan, kami akan mulai membangun LPG plant di Senoro. Itu bisa memproduksi 54 metrik ton per day," lanjut dia.

Djoko menambahkan pemerintah juga akan meningkatkan kapasitas produksi LPG plant di Jawa Timur dengan membangun pabrik tambahan. Pabrik tambahan itu disebut bakal memproduksi 50 metrik ton LPG per hari.

"Insyaallah ini Bapak Presiden [Prabowo Subianto] juga rencanakan untuk meresmikan pabrik-pabrik LPG ini," klaim Djoko.

Baca juga artikel terkait LPG atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi