tirto.id - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, baru saja merayakan ulang tahun ke-100 pada Kamis, 10 Juli 2025. Namun, setelah perayaan tersebut ia dibawa ke rumah sakit pada Minggu, 13 Juli 2025.
Di ulang tahunnya itu, media lokal Malaysia, The Star, melaporkan bahwa Mahathir sempat bersepeda selama satu jam. Ia juga mengikuti piknik perayaan ulang tahun.
Selain untuk merayakan ulang tahun Mahathir, piknik tersebut juga sekaligus merayakan ulang tahun istrinya, Siti Hasmah Mohamad Ali. Wanita kelahiran 12 Juli 1926 itu merayakan ulang tahun yang ke-99.
Lantas, apa penyebab sakit Mahathir Mohamad dan bagaimana kabar terkini?
Apa Penyebab Mahathir Mohamad Dilarikan ke Rumah Sakit?
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, kondisi Mahathir Mohamad cukup bugar. Mahathir Muhamad menghadiri piknik umum dan perayaan potluck yang diadakan oleh Perdana Leadership Foundation. Ia tiba dengan semangat tinggi. Bahkan, ia sempat bersepeda dengan sepeda tandem.
Namun, tak lama setelah itu, ia merasa tidak enak badan. Ia bersama istrinya pun meninggalkan acara lebih awal, tepatnya sebelum upacara pemotongan kue ulang tahun. Sesudahnya, ia dibawa ke rumah sakit.
Sufi Yusoff, ajudan Mahathir, mengonfirmasi bahwa Mahathir dirawat di IJN Kuala Lumpur sekitar pukul 10 pagi untuk beristirahat. “Ya, Tun (Mahathir) benar-benar kelelahan. Jadi, dia meninggalkan acara lebih awal dan sekarang sedang beristirahat. Kondisinya baik-baik saja, tetapi dia telah disarankan untuk beristirahat dan saat ini berada di IJN,” jelas Sufi sebelumnya, dikutip dari The Star (13 Juli 2025).
Diduga, ia dilarikan ke rumah sakit karena kelelahan. Mengutip Antara, Mahathir dibawa ke Institut Jantung Nasional (IJN) di Kuala Lumpur untuk menjalani observasi terkait kondisi kelelahan. Namun, setelah beristirahat, ia diperbolehkan pulang.
Kondisi Terkini Mahathir Mohamad
Saat ini kondisi Mahathir Mohamad sudah baik-baik saja. Ia diperbolehkan pulang sore hari sekitar pukul 16.45 setelah kondisinya membaik dan tidak ada masalah serius.
“Mahathir telah diizinkan pulang pada pukul 16.45,” demikian pernyataan resmi pihak IJN Kuala Lumpur.
Putranya, Mokhzani Mahathir, juga mengatakan bahwa tidak ada masalah kesehatan yang serius. Ia juga menyatakan, ayahnya hanya kelelahan setelah menghadiri suatu acara pada malam sebelumnya dan tidak bisa tidur nyenyak.
Mahathir diketahui memiliki riwayat masalah jantung. Dalam beberapa tahun terakhir, ia kerap menjalani perawatan di rumah sakit. Dirinya juga telah menjalani operasi bypass. Terakhir, ia sempat dirawat pada Oktober 2024 lalu karena infeksi saluran pernapasan.
Sebagai informasi, Mahathir merupakan tokoh penting dalam politik Malaysia. Pria yang lahir pada 10 Juli 1925 di Alor Setar, Kedah, ini menempuh pendidikan kedokteran dan lolos dari King Edward VII College of Medicine di Singapura pada 1953.
Sebagai seorang politisi, ia pernah meluncurkan Kebijakan Pandang ke Timur pada 1980-an. Hal ini mendorong warga Malaysia untuk meniru etos kerja dan praktik bisnis Jepang dan Korea Selatan. Kebijakan itu mencerminkan visinya yang lebih luas untuk mengindustrialisasi Malaysia dan mengurangi ketergantungan pada model-model Barat.
Pada usianya yang ke-92 lalu, ia kembali ke dunia politik aktif, tepatnya pada tahun 2018. Ia membentuk aliansi dengan mantan rival-nya, Anwar Ibrahim, dan DAP untuk menentang Perdana Menteri saat itu, Najib Razak, terkait skandal 1MDB.
Di bawah koalisi Pakatan Harapan, ia memimpin oposisi menuju kemenangan sejarah, mengakhiri cengkeraman Barisan Nasional selama puluhan tahun. Mahathir kemudian menjadi perdana menteri tertua di dunia yang menjabat di usia 92 tahun.
Tak cuma itu, Mahathir juga sempat mendesak dunia untuk bangkit di atas rasa takut terhadap Amerika Serikat untuk menghentikan genosida Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Elisabet Murni P
Masuk tirto.id































