Menuju konten utama

Sejumlah SPBU Pertamina Tak Lagi Jual Pertalite, Ini Daftarnya

SPBU Pertamina yang berubah status menjadi SPBU Signature kini tak lagi menjual produk BBM Pertalite.

Sejumlah SPBU Pertamina Tak Lagi Jual Pertalite, Ini Daftarnya
Sejumlah pengguna kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (13/4/2026). BPH Migas mencatat konsumsi BBM bersubsidi pada Triwulan I 2026 tetap terkendali, dengan realisasi sekitar 24 persen dari kuota nasional, terdiri atas solar sebesar 4,56 juta kiloliter (24,49 persen) dan pertalite 6,88 juta kiloliter (23,52 persen), seiring kebijakan pengetatan penyaluran, perbaikan distribusi, serta pergeseran konsumsi ke BBM nonsubsidi. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa wilayah dikabarkan tidak lagi menjual Pertalite. PT Pertamina Patra Niaga buka suara terkait fenomena tersebut.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun, menjelaskan bahwa SPBU-SPBU seperti di Jalan Antasari, Jakarta Selatan telah berubah status menjadi SPBU Signature. Kenaikan kelas ini dilakukan atas permintaan dari pengelola SPBU yang bersangkutan.

"Kalau ini karena berubah jadi SPBU Signature. Atas permintaan dari SPBU yang bersangkutan," ujar Roberth saat dikonfirmasi Tirto, Rabu (6/5/2026).

Roberth menjelaskan bahwa SPBU Signature memiliki karakteristik yang berbeda dari SPBU biasa. Fasilitas dan layanan yang ditawarkan berada di atas standar SPBU pada umumnya. Pun, SPBU Signature tidak menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti Pertalite.

"SPBU Signature memang tidak menjual BBM subsidi," kata Roberth.

Dengan kata lain, SPBU jenis ini hanya melayani BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Pertamina Dex.

"SPBU Signature mengedepankan layanan dan fasilitas yang di atas SPBU biasa yang masih menjual BBM subsidi. Contoh SPBU Signature yang sudah ada adalah SPBU Signature Pondok Indah," jelasnya.

Adapun, data SPBU yang beralih ke signature di Jakarta sebagai berikut:

  • 3111401 | Kota Jakarta Barat | JL.S. PARMAN NO.70 SLIPI
  • 3112204 | Kota Jakarta Selatan | JL.SULTAN ISKANDAR MUDA KEBAYORAN
  • 3112401 | Kota Jakarta Selatan | JL.FATMAWATI NO.6 KEC.CILANDAK
  • 3311701 | Kota Jakarta Barat | JALAN PETERNAKAN II NOMOR 18 CENGKARENG
  • 3410205 | Kota Jakarta Pusat | JL.CIDENG TIMUR NO.50 GAMBIR |
  • 3411608 | Kota Jakarta Barat | JL.POS.PENGUMBEN, SRENGSENG KEMBANG
  • 3412113 | Kota Jakarta Selatan | JL.PANGERAN ANTASARI NO.10 , JAKARTA SELATAN
  • 3412703 | Kota Jakarta Selatan | JL. RY PASAR MINGGU
  • 3413101 | Kota Jakarta Timur | JL.JEND A YANI NO 9
  • 3413811 | Kota Jakarta Timur | JL. RY BINA MARGA, KEL. CEGER, KEC.
  • 3414412 | Kota Jakarta Utara | KAWASAN.PERIKANAN SAMUDRA MUARA BARU
  • 3416421 | Kota Depok | PONDOK RANGON, DEPOK
  • 3516603 | Kab Bogor | JL. RAYA LETNAN SUKARNA, CIAMPEA, BOGOR

Baca juga artikel terkait PERTAMINA atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana