tirto.id - Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Soemitro Samadikoen, mengatakan, Dewan Gula Indonesia (DGI) telah dibubarkan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut disampaikan oleh Soemitro saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan dengan terdakwa mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong.
Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Agung (Kejagung) menanyakan kepada Soemitro soal dirinya pernah diajak diskusi atau tidak dengan pemerintah terkait dengan pemenuhan stok gula di Indonesia.
Kemudian, Soemitro menyebut bahwa pihaknya tidak pernah berdiskusi dengan pemerintah terkait dengan stok gula semenjak Dewan Gula Indonesia (DGI) dibubarkan oleh Jokowi. Ia mengatakan, APTRI sebelumnya merupakan salah satu bagian dari DGI.
"Pada tahun 2014, pemerintah kita baru dilantik dengan Presiden Pak Joko Widodo. Kami masih ingat betul keluar mengeluarkan kebijakan yaitu membuangkan lembaga-lembaga yang dianggap waktu itu mungkin tidak perlu," kata Soemitro di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025).
Sebelum dibubarkan, kata Soemitro, DGI biasanya diundang oleh pemerintah untuk menghitung jumlah produksi dan sisa gula, termasuk juga terkait dengan izin dan jumlah impor gula.
"Di dalam forum Dewan Gula itu, walaupun belum tentu setahun itu ada rapat sampai dua kali, tapi minimal setidaknya ada satu kali kita diundang," ungkapnya.
Selain itu, dia juga menyebut bahwa impor gula boleh saja dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Namun, Soemitro menjelaskan, importasi gula harus diperhitungkan sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang tepat.
"Sehingga dari situ diperlukan kebijakan import untuk pemenuhan itu. Namun, jumlahnya sekali lagi kami tidak ikut menentukan," pungkasnya.
Sementara itu, di sela-sela persidangan, Tom Lembong menyebut kehadiran Soemitro sangat membantu posisinya sebagai terdakwa dalam kasus ini.
Dia juga menyinggung soal keterangan dari Soemitro yang mengatakan bahwa DGI telah dibubarkan oleh Jokowi.
Menurutnya, keterangan tersebut sangat menarik karena, dia dapat mengetahui bahwa APTRI tidak lagi dilibatkan oleh pemerintah dalam diskusi mengenai stok gula.
"Sehingga setelah itu, asosiasi petani tebu tidak lagi diundang ke rapat-rapat dengan Kementerian-kementerian, dan dengan pemerintah untuk memberikan masukan. Jadi saya kira tadi menarik sih," kata Tom Lembong.
Dia juga mengaku senang dengan pernyataan dari Soemitro yang mengatakan bahwa pada 2016, petani tebu mengalami kerugian bukan karena impor gula, melainkan karena adanya cuaca yang sangat buruk.
Dia menyebut bahwa keterangan itu, dapat menjadi keterangan yang meringankan baginya dalam menjalani proses hukum ini.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































