Menuju konten utama

Ringkasan Materi TKA SMP Bahasa Indonesia dan Penjelasannya

Siapkan diri menghadapi TKA SMP Bahasa Indonesia dengan mempelajari aneka materi. Cek rangkuman materi TKA SMP Bahasa Indonesia di artikel ini.

Ringkasan Materi TKA SMP Bahasa Indonesia dan Penjelasannya
Siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 1 Ciamis, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/bar

tirto.id - Kumpulan rangkuman materi SMP sederajat tahun 2025 mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia bisa dijadikan bahan belajar untuk menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA). Ringkasan materi memudahkan siswa memahami materi secara lebih mendalam.

Latar belakang TKA didasari oleh kebutuhan terhadap pelaporan capaian akademik individu siswa dari penilaian terstandar. Pelaksanaan TKA berlangsung di tingkat pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK.

Terdapat dua kelompok mata pelajaran yang diujikan, yakni mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan. Mata pelajaran wajib terdiri dari Matematika dan Bahasa Indonesia.

Siswa dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi TKA SMP. Rencana pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 akan diintegrasikan dengan Asesmen Nasional atau AN.

Menurut informasi dari Puslapdik, pelaksanaan TKA SMP dijadwalkan berlangsung pada 6 April hingga 16 April 2026. Sementara itu, pelaksanaan TKA SD dilaksanakan pada 20 April hingga 30 April 2026.

Usai pelaksanaan TKA, hasil dari tes diolah pada rentang waktu 18 Mei hingga 23 Mei 2026 dan diumumkan pada 24 Mei 2026. Penilaian TKA menggunakan pendekatan penilaian yang mempertimbangkan tingkat kesulitan dan karakteristik soal sehingga menggambarkan capaian yang adil dan informatif.

Setiap siswa mendapatkan hasil TKA yang lengkap dengan deskripsi capaian sebagai panduan untuk meningkatkan kompetensi. Hasil TKA ini akan diperoleh saat diumumkan pada 24 Mei 2026 mendatang.

Rancangan pelaksanaan TKA sendiri ditujukan sebagai asesmen yang memiliki tiga fungsi utama. Tiga fungsi utama perancangan TKA, antara lain: assessment of learning untuk memotret capaian, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari sistem penilaian komprehensif pendidikan.

Pelaksanaan TKA diharapkan mampu memperkuat fondasi pembelajaran sejak dini. Peningkatan mutu pendidikan juga diharapkan dapat tercapai dengan pelaksanaan TKA.

Tentunya persiapan dari siswa juga diperlukan untuk menghadapi TKA. Salah satu mata uji TKA SMP adalah materi Bahasa Indonesia.

Ringkasan materi TKA SMP Bahasa Indonesia dan penjelasannya perlu dijadikan panduan belajar supaya siswa memahami materi dengan baik. Simak selengkapnya ringkasan materi TKA SMP Bahasa Indonesia dan penjelasannya di artikel ini.

Rangkuman dan Penjelasan Materi TKA SMP Bahasa Indonesia

Pelaksanaan tes kemampuan akademik di Ciamis

Siswa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMK Negeri 1 Ciamis, Jawa Barat, Senin (3/11/2025).ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/bar

Rangkuman materi TKA SMP Bahasa Indonesia diperlukan siswa supaya lebih terstruktur mempelajari materi. Siswa dapat langsung mempelajari materi yang diujikan dalam TKA.

TKA Bahasa Indonesia difokuskan untuk menguji keterampilan membaca. Melansir laman resmi Pusmendik, berikut rangkuman dan penjelasan materi TKA SMP Bahasa Indonesia:

Ringkasan Materi TKA SMP Bahasa Indonesia

Pelaksanaan TKA SMP bertujuan menguji keterampilan membaca. Terdapat dua jenis teks yang akan diujikan dalam hal keterampilan membaca, yakni teks informasi dan teks fiksi.

Teks informasi merupakan teks yang berisi fakta, konsep, atau prosedur dari berbagai bidang atau topik yang berskala lokal, nasional, atau global. Teks informasi dapat berupa teks tunggal maupun teks jamak.

Teks fiksi merupakan cerita rekaan yang dapat bersifat faktual (sejarah/biografi) atau realisme dengan latar cerita konkret atau abstrak, tokoh berkarakter bulat, konflik tunggal atau jamak dengan penyelesaian tertutup, alur campuran, dan sudut pandang orang ketiga.

Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata, kalimat, dan wacana sebagai berikut:

  • Karakteristik kosakata: kata umum, kata berimbuhan/konfiks, kata abstrak, makna denotatif, istilah teknis, makna konotatif konteks tertentu.
  • Karakteristik kalimat: jumlah kata per kalimat 5–9 kata, kalimat tunggal berbagai pola, kalimat majemuk setara.
  • Karakteristik wacana: kohesi penyulihan/substitusi, konjungsi antar-paragraf perbandingan dan penekanan/intensifikasi, penggunaan tanda baca untuk mendukung deskripsi; panjang teks 200–250 kata (kecuali teks puisi).

Kompetensi Materi TKA SMP Bahasa Indonesia

TKA Bahasa Indonesia dilaksanakan untuk menguji berbagai kompetensi penting. Fokus utamanya adalah untuk menguji keterampilan membaca.

Aspek keterampilan membaca yang diukur, antara lain:

  • Mengidentifikasi informasi tersurat dalam teks;
  • Menyusun ulang, mengelompokkan, membuat ikhtisar, dan menyajikan kembali informasi tersurat dalam teks;
  • Mengidentifikasi dan menyimpulkan informasi tersirat dalam teks;
  • Menilai gagasan, fakta, atau opini dalam teks; dan
  • Menanggapi isi teks, merefleksi diri dengan tokoh atau kejadian, dan menanggapi bahasa penulis dalam teks.
Aspek-aspek di atas kemudian dikelompokkan dalam tiga kompetensi. Adapun tiga jenis kompetensi, antara lain:

  1. Pemahaman tekstual, yaitu kemampuan untuk memahami informasi yang dikemukakan secara eksplisit, mengelompokkan, menyusun ulang, dan menyajikan kembali informasi secara eksplisit dari teks;
  2. Pemahaman inferensial, yaitu kemampuan untuk menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang tersirat dalam teks; dan
  3. Evaluasi dan apresiasi, yaitu kemampuan untuk membuat penilaian terhadap ide, menanggapi teks secara emosional dan estetis dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perasaan, imajinasi, serta penggunaan bahasa oleh penulis.

Matriks Asesmen TKA SMP Bahasa Indonesia

Matriks penilaian TKA SMP Bahasa Indonesia terdiri dari tiga aspek penting yang perlu diperhatikan oleh siswa. Aspek penilaian meliputi: pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, serta evaluasi dan apresiasi. Berikut penjelasannya:

1. Pemahaman Tekstual

Matriks asesmen pemahaman tekstual terdiri dari sub-kompetensi, antara lain:

  • Mengidentifikasi penggunaan istilah dalam berbagai bidang.
  • Mengidentifikasi objek dan/atau latar berdasarkan kosakata yang digunakan dalam teks fiksi atau non-fiksi.
  • Mengidentifikasi informasi penting yang tersurat dalam teks.
  • Menyusun kerangka atau bagan berdasarkan bagian-bagian penting dalam teks.

2. Pemahaman Inferensial

Matriks berikutnya adalah pemahaman inferensial. Terdapat dua sub-kompetensi dalam matriks pemahaman inferensial, antara lain:

  • Menyimpulkan ide pokok, gagasan pendukung, tokoh, peristiwa, latar, dan/atau nilai-nilai dalam dan/atau antarteks.
  • Menjelaskan kelogisan hubungan antarperistiwa, antargagasan, dan/atau antarinformasi dalam dan/atau antarteks.
  • Memprediksi peristiwa dalam teks.
  • Menjelaskan bahasa kias dan citraan yang digunakan dalam teks fiksi.

3. Evaluasi dan Apresiasi

Matriks berikutnya adalah matriks evaluasi dan apresiasi. Sub-kompetensi dalam matriks ini terdiri dari:

  • Menilai relevansi peristiwa dalam teks dengan kehidupan sehari-hari.
  • Menilai kesesuaian dan/atau keakuratan unsur, kebahasaan, atau isi berdasarkan perbandingan informasi dalam dan/atau antar-teks.
  • Menyimpulkan respons emosional terhadap unsur teks fiksi.
Rangkuman materi Tes Kompetensi Akademik (TKA) di atas dapat dipelajari oleh siswa dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi TKA. Siswa bisa menjadikan rangkuman materi di atas sebagai panduan belajar, baik di kelas bersama guru maupun di luar kelas.

Cek informasi lain tentang TKA di bawah ini:

Kumpulan Informasi Artikel TKA

Baca juga artikel terkait TES KOMPETENSI AKADEMIK atau tulisan lainnya dari Nurul Azizah

tirto.id - Edusains
Kontributor: Nurul Azizah
Penulis: Nurul Azizah
Editor: Nurul Azizah & Elisabet Murni P