Menuju konten utama

Purbaya Setuju Efisiensi MBG selama Kualitas Makanan Tidak Turun

Mantan Kepala LPS ini meyakini, arah kebijakan program makan bergizi gratis masih berada pada jalur yang tepat.

Purbaya Setuju Efisiensi MBG selama Kualitas Makanan Tidak Turun
Purbaya Yudhi Sadewa kepada awak media di Kemenkeu, Jumat (13/3/2026). tirto.id/nanda
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menyetujui usulan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tidak menurunkan kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat.

Purbaya pun menegaskan, usulan pemangkasan anggaran tersebut justru berasal dari Badan Gizi Nasional (BGN), bukan dari Kementerian Keuangan.

“Selama ada efisiensinya, saya setuju saja, dan enggak mengurangi kualitas makannya sendiri,” kata Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (27/3/2026) sebagaimana dikutip Antara.

Dalam skema terbaru, program MBG direncanakan berjalan lima hari dalam sepekan sebagai bagian dari langkah efisiensi. Kebijakan ini diharapkan tetap menjaga manfaat program bagi masyarakat tanpa membebani anggaran negara secara berlebihan.

Mantan Kepala LPS ini meyakini, arah kebijakan program tersebut masih berada pada jalur yang tepat.

Saat ini, pemerintah tengah menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi terkini, termasuk opsi pengurangan hari operasional.

Purbaya beranggapan perubahan skema menjadi lima hari tidak mengurangi tujuan utama program, melainkan untuk mengatur ritme pelaksanaan agar lebih efisien dan berkelanjutan.

Pemerintah sendiri ingin memastikan setiap belanja negara memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

“Artinya (efisiensi MBG) menyesuaikan dengan perkembangan keadaan. Jadi harusnya tidak ada masalah,” tuturnya.

Selain program MBG, Purbaya juga menyiapkan langkah efisiensi pada pos belanja lainnya di seluruh kementerian dan lembaga. Upaya ini menjadi bagian dari tahap lanjutan dalam penataan anggaran negara.

“Di tempat lain di seluruh kementerian ada efisiensi. Ada tahap ketiga. Pokoknya yang tahap ketiga itu kita desain untuk menutup kekurangan anggaran yang ada,” kata Bendahara Negara itu.

Meski demikian, ia belum merinci total nilai efisiensi yang akan dilakukan karena pemerintah masih melakukan perhitungan terhadap kebutuhan anggaran dan potensi penghematn.

Baca juga artikel terkait EFISIENSI ANGGARAN

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher