Menuju konten utama

Purbaya Pastikan Dana Renovasi Ponpes Al-Khoziny Siap Dicairkan

Jika usulan Kementerian PU sudah di tangan, Purbaya mengaku dapat segera mencairkan dana APBN yang sudah disiapkan.

Purbaya Pastikan Dana Renovasi Ponpes Al-Khoziny Siap Dicairkan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (20/10/2025).ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan anggaran untuk renovasi Pondok Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo yang beberapa waktu lalu ambruk hingga menewaskan puluhan santri sudah tersedia.

Namun, untuk mencairkan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Keuangan masih menunggu usulan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait renovasi Pondok Pesantren yang terletak di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur itu.

“Yang runtuh itu ya? Saya enggak tahu akhirnya sepeti apa. Tapi, saya sudah diskusi dengan Menteri PU. Pada dasarnya uangnya ada,” kata dia, kepada awak media di Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, dalam rekaman suara yang diterima Tirto, dikutip Selasa (11/11/2025).

Karenanya, jika usulan Kementerian PU sudah di tangan, Purbaya mengaku dapat segera mencairkan dana APBN yang sudah disiapkan. Dus, proses renovasi Pondok Pesantren Al-Khoziny dengan duit negara pun bisa segera dilakukan.

“Kalau Menteri PU mengajukan, bisa dijalankan dengan cepat. Tapi, detilnya saya nggak tahu seperti apa. Belum diskusi lebih lanjut. Tapi, saya si bilang, uangnya ada,” tegas mantan Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (DK LPS) itu.

Sebelumnya Menteri PU, Doddy Hanggodo, menjelaskan bahwa pemerinyah akan membangun kembali bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny yang runtuh dan menewaskan sebanyak 67 santri. Pembangunan ulang tersebut diputuskan setelah Kementerian PU menghitung dan mengetahui bahwa biaya pembangunan ulang dari nol lebih murah dibandingkan dengan renovasi bangunan.

“Perkiraan saya, kemarin saya ke sana itu bangunan yang berwarna hijau itu mesti lebih murah kalau dirobohkan. Ya, dibangun dari nol, daripada kita tambal sulam,” ujar dia, di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025).

Namun, seiring dengan pembangunan yang akan dibiayai oleh APBN, Kementerian PU harus menghitung berapa anggaran yang kira-kira dibutuhkan untuk membangun Pondok Pesantren Al-Khoziny.

“Kalau soal anggaran, InsyaAllah cukup lah, InsyaAllah. Tapi tidak menutup kemungkinan juga ada bantuan dari swasta. Cuma, sementara waktu dari APBN,” tambah Dody.

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra