Menuju konten utama

Purbaya Pastikan Cukai Rokok 2027 Tak Naik, Hanya Tambah Layer

Menkeu Purbaya memastikan cukai rokok tidak naik pada 2027. Pemerintah menyiapkan layer tarif baru untuk menekan rokok ilegal dan menambah penerimaan.

Purbaya Pastikan Cukai Rokok 2027 Tak Naik, Hanya Tambah Layer
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan kepada media pada konferensi pers APBN KiTa edisi November 2025 di Jakarta, Kamis (20/11/2025). ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan menaikkan cukai hasil tembakau (CHT) pada 2027. Sebagai upaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor tersebut, pemerintah justru menyiapkan penambahan satu lapisan (layer) tarif cukai rokok.

“Nggak ada kalau cukainya. Cuma, kita siapkan satu layer kan baru,” ungkapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Purbaya mengatakan kebijakan penambahan layer tarif itu masih harus dilaporkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebelum dapat diterapkan. Pembahasan dengan DPR akan dilakukan setelah rangkaian rapat mengenai asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 selesai.

“Itu masih harus melaporkan ke DPR. Kita lakukan setelah rapat-rapat ini selesai nih, yang undang-undang (APBN 2027) ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Purbaya menyatakan akan mengkaji ulang usulan penambahan layer cukai rokok setelah mendapat penolakan dari sejumlah anggota DPR. Menurutnya, kajian diperlukan karena kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan distorsi pasar dan moral hazard, meski dirancang untuk menarik produsen rokok ilegal masuk ke sistem legal.

"Kita belum ke DPR kan. Jadi kalau disuruh kaji, pasti kita kaji," kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, Purbaya tetap menilai penambahan layer tarif diperlukan sebagai jalan bagi produsen rokok ilegal untuk beralih ke jalur resmi sehingga peredaran rokok ilegal dapat ditekan.

"Itu kan kebanyakan besar produsen ilegal. Kita harus mencari cara, memberi ruang mereka untuk masuk ke legal," ucapnya.

Ia mengakui kebijakan tersebut mungkin belum akan berjalan sempurna. Namun, menurutnya, struktur tarif baru tetap lebih baik dibandingkan sistem saat ini yang dinilai belum efektif mengurangi peredaran rokok ilegal.

"Walaupun nanti misalnya nggak sempurna, pasti lebih bagus dari sistem yang sekarang. Di mana yang ilegal terlalu banyak beredar," jelasnya.

Baca juga artikel terkait CUKAI atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana