tirto.id - Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen menyikapi serius pernyataan Presiden AS Donald Trump. Pasalnya, Trump sempat menyampaikan ketertarikannya untuk menganeksasi wilayah Greenland.
Greenland sendiri merupakan wilayah semi-otonom Kerajaan Denmark. Melansir perkataan wartawan dalam laporan dari BBC, Trump mengusulkan aneksasi Greenland demi menunjang keamanan nasional Amerika Serikat.
Adapun Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen sempat menyampaikan sebelumnya bahwa AS tidak berhak menganeksasi negara bawahan Denmark. Ia juga mengungkapkan bahwa Greenland termasuk anggota NATO serta dilindungi jaminan keamanan aliansi terkait.
Mette Frederiksen mengungkapkan hal ini setelah Katie Miller, istri salah satu pengawal Trump, mengunggah peta wilayah Greenland yang ditutupi bendera AS. Dalam unggahan itu, tertera kata "Soon" yang artinya "Segera".
Profil Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen
Melansir laman resmi European Commission, Mette Frederiksen menjadi Perdana Menteri Denmark termuda yang menjabat sejak 2019. Ia juga menjadi perempuan kedua yang jadi PM dalam sejarah Denmark.
Mette Frederiksen lahir pada 19 November 1977 di daerah Aalborg, Denmark bagian utara. Dirinya merupakan anak dari seorang ayah yang profesinya sebagai tipografer, sementara ibunya seorang guru.
Dikutip dari The New York Times, Mette sejak remaja telah aktif mengikuti gerakan pelestarian hutan hujan dan perlindungan paus. Bahkan, ia pernah juga mengampanyekan "stop apartheid".
Ia berhasil mendapatkan gelar Sarjana Administrasi dan Ilmu Sosial dari Universitas Aalburg. Lalu, memperoleh gelar master ketika mengikuti Studi Afrika di Universitas Kopenhagen.
Ketika berusia 24 tahun, ia terpilih menjadi salah satu anggota Parlemen Denmark. Mette Frederiksen juga sempat menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan (2011) dan Menteri Kehakiman (2014).
Adapun Mette ditunjuk sebagai Pemimpin Partai Sosial Demokrat mulai tahun 2015 silam. Dikutip dari Britannica, pemimpin partai ini turut berkampanye dalam pemilihan parlemen tahun 2019.
Mette Frederiksen kembali memperoleh jabatan Perdana Menteri saat pemilihan umum di Denmark bulan November 2022. Dirinya berkoalisi dengan Partai Sosial Demokrat, Partai Moderat, dan Partai Liberal.
Sikap PM Denmark Soal Greenland dan Trump
Mette Frederiksen, Perdana Menteri Denmark, memberikan sikap yang serius terhadap Trump yang ingin mencaplok Greenland. Keinginan ini sebenarnya sudah ditolak tegas oleh pihak Greenland maupun Denmark.
Dalam pernyataannya, Mette mengungkapkan bahwa AS tidak berhak untuk mengambil alih wilayah Greenland.
"AS tidak berhak untuk mencaplok salah satu dari tiga negara di kerajaan Denmark," seperti dilansir dari BBC.
Pada dasarnya, Frederiksen menyampaikan bahwa jaminan keamanan Greenland ada di bawah aliansi NATO sekaligus Denmark. Pihak AS pun sudah punya akses untuk perjanjian pertahanan di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, pernyataan Trump yang akan menganeksasi Greenland ini diklaim tidak pantas. PM Mette Frederiksen juga meminat pihak AS untuk berhenti menyampaikan pernyataan sejenis.
Pantau juga berbagai profil tokoh-tokoh lain yang sedang menjadi bahan perbincangan di kancah internasional belakangan ini melalui laman berikut.
Penulis: Yuda Prinada
Editor: Indyra Yasmin
Masuk tirto.id


































