tirto.id - Eks Ketua DPRD Pasaman, Syahrizal Yusuf, tewas dalam insiden kecelakaan ketika antarkan bantuan bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (3/12/2025) di Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Menurut keterangan Polres Pasaman, Syahrizal meninggal karena tertimpa alat berat yang jatuh dari bak sebuah truk.
Semula, syahrizal berniat untuk menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara.
Sosok Syahrizal Yusuf & Kronologi Meninggal Tertimpa Alat Berat
Syahrizal Yusuf merupakan eks Ketua DPRD Kabupaten Pasaman. Ia tinggal di kabupaten tersebut, tepatnya di Jorong Tampang, Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.
Jabatan sebagai Ketua DPRD Pasaman diemban Syahrizal Yusuf untuk periode 2009-2014.
Ia merupakan politikus dari Partai Golkar. Karier politiknya ia bina melalui partai berlogo pohon beringin itu, hingga ia terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pasaman periode 2017-2020.
Setelah habis masa jabatannya, Syahrizal kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Pasaman periode 2020-2025.
Periode kedua Syahrizal sebagai pimpinan Golkar Pasaman itu diputuskan dalam Musyawarah Daerah X DPD Partai Golkar Kabupaten Pasaman pada 29 Desember 2020 lalu.
Ketika mengalami insiden yang menewaskannya, Syahrizal sebenarnya baru saja menyelesaikan jabatannya selaku Ketua DPD Partai Golkar Pasaman periode 2020-2025.
Baru pada 17 November 2025 lalu, pejabat Ketua DPD Partai Golkar Pasaman berganti dari Syahrizal Yusuf ke Tommy Irawan.
Insiden yang menyebabkan Syahrizal meninggal dunia tersebut adalah kecelakaan yang terjadi di Nagari Simpang Utara, Simpang Alahan Mati pada Rabu. Insiden terjadi sekira pukul 11.30 WIB.
Kecelakaan itu bermula ketika sebuah truk bermerek Mitsubishi Fuso bernomor polisi BA 8860 WU tengah melaju di sebuah tanjakan.
Truk tersebut dikendarai Dedi Saputra dan tengah digunakan untuk mengangkut alat berat berupa eskavator. Namun, ketika mencapai tanjakan, truk terpaksa dihentikan karena sambungan gardan truk terlepas.
Kemudian, pengemudi truk lalu keluar dan menyalakan alat berat. Ia berniat menancapkan breket ke jalan guna menahan truk agar tak berjalan mundur.
Nahas, ketika pengemudi hendak melakukan niatnya, tali pengikat yang terpasang pada truk terlepas, truk Fuso pun bergerak mundur.
Akibat hal itu, truk pembawa alat berat menabrak sejumlah mobil dan sepeda motor di belakangnya. Arus jalan pun macet karenanya.
Di tengah situasi itu, Syahrizal Yusuf tengah dalam perjalanan membawa bantuan bencana. Namun, ketika sampai Simpang Alahan Mati, mobilnya terjebak macet akibat mundurnya truk pembawa alat berat.
Syahrizal lalu memutuskan turun dari mobil untuk mengecek sendiri penyebab kemacetan tersebut.
Ia kemudian sempat mengecek area terjadinya kecelakaan yang melibatkan truk pembawa alat berat.
Akan tetapi, ketika Syahrizal berada di sekitaran truk tersebut, alat berat berupa eskavator yang sedari tadi ada di bak truk terjatuh dan menimpanya. Syahrizal lalu tewas ditempat dalam insiden tersebut.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Dicky Setyawan
Masuk tirto.id





























