tirto.id - Update total korban meninggal akibat bencana banjir Sumatra hari ini, Jumat, 5 Desember 2025, mencapai angka 837 jiwa. Korban asal Provinsi Aceh menjadi yang paling tinggi.
Hingga dilihat pukul 10.15 WIB, Jumat, 5 Desember 2025, update total korban meninggal akibat banjir Sumatra 2025 adalah sebanyak 837 jiwa.
Angka ini mengutip laman Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Pronvisi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Tahun 2025 yang dikelola Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Data BNPB terbaru juga menunjukkan bahwa korban yang masih dinyatakan hilang sejumlah 509 orang. Selain itu, sekitar 2.700 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
Menilik jumlah korban meninggal akibat bencana banjir Sumatra 2025, korban asal Provinsi Aceh mencapai angka tertinggi jika dibandingkan Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar).
Total Korban Meninggal di Aceh
Total korban meninggal di Aceh akibat bencana banjir Sumatra 2025 sudah mencapai angka 325 orang.
Sebanyak 170 jiwa masih hilang. Selain itu, setidaknya 1.900 orang mengalami luka-luka.
Menurut data BNPB terbaru per hari ini, Jumat, 5 Desember 2025, sejumlah 5.200 rumah di Aceh rusak serta 18 kabupaten juga terdampak.
Kerusakan fasilitas umum di Aceh mencakup 204 jembatan, 48 rumah ibadah, 75 fasilitas Pendidikan, serta 99 kantor.
Berikut adalah jumlah korban meninggal di Aceh akibat bencana banjir Sumatra 2025 per hari Jumat, 5 Desember 2025:
- Aceh Utara: 123 orang
- Aceh Tamiang: 42 orang
- Bener Meriah: 34 orang
- Aceh Timur: 32 orang
- Pidie Jaya: 23 orang
- Aceh Tengah: 22 orang
- Bireuen: 20 orang
- Aceh tenggara: 13 orang
- Kota Langsa: 5 orang
- Gayo Lues: 4 orang
- Kota Lhokseumawe: 4 orang

Total Korban Meninggal di Sumut
Total korban meninggal di Sumatra Utara (Sumut) akibat bencana banjir Sumatra menjadi yang paling tinggi kedua setelah Aceh.
Setidaknya 312 orang meninggal dunia di Sumut. 127 masih dinyatakan hilang dan 646 jiwa mengalami luka.
Banjir Sumatra 2025 berdampak pada 17 Kabupaten di Sumut dan 2.400 rumah mengalami rusak.
Data BNPB terbaru menunjukkan kerusakan fasilitan umum di Sumut mencapai angka 74. Rinciannya adalah 27 jembatan, 19 rumah ibadah. 54 fasilitas pendidikan, dan 1 fasilitas Kesehatan.
Adapun data korban meninggal di Sumut akibat bencana banjir Sumatra hingga data hari Jumat, 5 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
- Tapanuli Tengah: 88 orang
- Tapanuli Selatan: 84 orang
- kota Sibolga: 53 orang
- Tapanuli Utara: 34 orang
- Deli Serdang: 17 orang
- Kota Medan: 12 orang
- Langkat: 11 orang
- Humbang Hasundutan: 9 orang

Total Korban Meninggal di Sumbar
Sementara total korban meninggal di Sumatra Barat (Sumbar) adalah sebanyak 200 orang.
Tak hanya itu, korban hilang mencapai 212 jiwa dan luka-luka mencapai 111 orang. Sejumlah 3.000 rumah di Sumbar rusak dan 16 Kabupaten terdampak.
Hingga Jumat, 5 Desember, data BNPB menunjukkan banjir Sumatra 2025 juga menyebabkan kerusakan 339 fasilitas umum di Sumbar.
Rinciannya terdiri dari 118 rumah ibadah, 24 fasilitas Kesehatan, 197 fasilitas Pendidikan, 16 Gedung/kantor, serta 64 jembatan.
Berikut adalah data korban meninggal dunia di Sumbar akibat banjir Sumatra menurut data BNPB hingga hari Jumat, 5 Desember 2025:
- Agam: 147 orang
- Padang Pariaman: 22 orang
- Kota Padang Panjang: 17 orang
- Kota Padang: 11 orang
- Pasaman Barat: 3 orang

Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id






































