Menuju konten utama

Salah, Link Pendaftaran Tenaga Pendamping Masyarakat KemenPU

Tautan pendaftaran untuk Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) Kementerian PU adalah hoaks dan terindikasi sebagai penipuan.

Salah, Link Pendaftaran Tenaga Pendamping Masyarakat KemenPU
Periksa Fakta Tenaga Pendamping Masyarakat PUPR 2026. foto/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar di media sosial, sebuah unggahan yang menuliskan Kementerian PUPR tengah membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di periode 2026. Rekrutmen tersebut membuka jenjang karir bagi para alumni SMA hingga S1 untuk pembangunan irigasi.

"Kementerian PUPR membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026. Apakah kamu lulusan SMA/SMK/STM/D3/S1 yang ingin berkontribusi dalam pembangunan irigasi dan meningkatkan kesejahteraan petani. Gabunglah bersama kami dan jadilah bagian dari program yang berdampak nyata bagi masyarakat Indonesia," dikutip dari akun Facebook Nikita Putri (arsip) yang diunggah pada Minggu (2/8/2026).

Dalam unggahan tersebut dipajang gambar foto sekelompok orang yang mengenakan kemeja putih dan ditampilkan di depannya logo Kementerian PUPR. Pada bagian bawah unggahan tersebut juga ditampilkan tombol bertuliskan DAFTAR SEGERA - PORTAL RESMI.

Hingga artikel ini ditulis pada Rabu (5/8/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 32 tanda suka. Unggahan serupa juga ditemukan pada akun Facebook "Tenaga Pendamping Masyarakat", "Nabila permatasari", "Info Pekerjaan 2026", "PUPR 2026", "wildan prayoga","Info Loker", dan "Pendamping Masyrakat Tahun 2026".

Semua unggahan tersebut menampilkan tautan atau link yang mencurigakan, yang menuntun orang untuk memberikan nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram aktif.

Lantas, benarkah tautan pendaftaran tersebut memang dari Kementerian PUPR (atau sejak Oktober 2024 disebut sebagai Kementerian PU)?

Periksa Fakta Tenaga Pendamping Masyarakat PUPR 2026
Periksa Fakta Tenaga Pendamping Masyarakat PUPR 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Dalam penelusuran Tirto melalui pindai gambar di aplikasi Google, ditemukan bahwa telah muncul klarifikasi oleh akun resmi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU @pu_ciptakarya, yang diunggah pada 6 Mei 2026.

Laman Instagram resmi Kementerian PU tersebut telah mengklarifikasi dengan menyatakan agar masyarakat tidak mudah tertipu dengan tawaran pekerjaan yang ditawarkan pada media sosial.

Ditjen Cipta Karya menegaskan bahwa seluruh informasi pembukaan lowongan tenaga pendamping hanya diumumkan melalui situs web dan akun media sosial resmi Kementerian PU.

"Masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen tenaga pendamping kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat, termasuk Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)," dikutip dari laman Instagram @pu_ciptakarya.

Selain untuk profesi P3-TAI, beredar pula unggahan lowongan pekerjaan pendamping kegiatan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) 2026. Bahkan dalam unggahan tersebut juga disebutkan tawaran gaji dengan rentang nominal Rp5-6 juta per-bulan.

Lebih lanjut, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2026 sebagaimana ditampilkan dalam unggahan yang viral tersebut.

Tautan itu mengarah ke laman bertuliskan “DAFTAR SEKARANG JUGA.” Pengunjung diarahkan untuk mengisi data diri berupa nama lengkap sesuai dengan KTP, dan nomor Telegram aktif.

Setelah mengisi data pribadi, pengunjung diarahkan untuk mengisi kode OTP yang dikirim melalui Telegram. Pengunggah juga mencantumkan nama-nama yang telah berhasil melakukan registrasi pada situs tersebut guna meyakinkan pengunjung untuk segera melakukan pendaftaran.

Biasanya, modus ini digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku penipuan. Data pribadi yang didapat dari pengguna biasanya dieksploitasi untuk modus phishing.

Kementerian PU sendiri telah menginformasikan lewat laman Instagram resminya, bahwa informasi pembukaan lowongan tenaga pendamping untuk seluruh kegiatan infrastruktur berbasis masyarakat bidang Cipta Karya hanya disampaikan melalui akun resmi, yaitu:

- Kementerian PU (@kementerianpu)

- Ditjen Cipta Karya (@pu_ciptakarya)

- Akun UPT/Balai provinsi terkait

Seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun. Segala permintaan pembayaran di luar ketentuan resmi merupakan indikasi penipuan.

Kesimpulan

Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa unggahan yang menampilkan tautan pendaftaran Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) untuk Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di periode 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Tautan yang disertakan bukan berasal dari media resmi pemerintah maupun Kementerian PU. Tautan tersebut berujung pada permintaan data pribadi lewat Telegram. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).

Kementerian PU lewat laman Instragam resminya mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi dan tidak menyebarluaskan konten yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait KEMENTERIAN PUPR atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto