Menuju konten utama

Gary Iskak Meninggal, Ini Profil dan Kiprahnya

Aktor Gary Iskak meninggal dunia hari ini, Sabtu, 29 November 2025. Simak profil singkat serta kiprah almarhum dalam dunia hiburan di Tanah Air.

Gary Iskak Meninggal, Ini Profil dan Kiprahnya
Aktor Gary Iskak saat ditemui usai pemutaran perdana film "Terima kasih Cinta" di Jakarta, Rabu (9/1/2019). (ANTARA News/Yogi Rachman)

tirto.id - Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air, aktor Gary Iskak dikabarkan meninggal dunia hari ini, Sabtu (29/11/2025). Gary tutup usia 52 tahun, selepas mengalami kecelakaan ketika mengendarai sepeda motor.

Kabar meninggalnya Gary Iskak dibagikan oleh musisi Ade Jigo, salah satu personel band Teamlo. Ade mengunggah informasi soal keselakaan tersebut via IG pribadinya, sembari menuliskan pesan "innalillahi wa innailaihi rajiun."

Gary mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu dini hari. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia di RS Suyoto pagi tadi.

"Dari keterangan saksi, korban menabrak pohon (out control)," jelas Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, dikutip dari Antaranews. Kini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka kawasan Gintung.

Profil Singkat dan Kiprah Gary Iskak

Muhammad Gary Iskak atau publik lebih mengenal dengan nama pendek Gary Iskak, merupakan salah satu aktor kenamaan yang dimiliki Indonesia.

Ia lahir di Bogor pada 10 Juli 1973, dari keluarga yang kental dengan darah seniman. Sejumlah keluarga besar Gary juga tercatat sebagai pekerja seni di Tanah Air, seperti: Khiva Iskak, Alice Iskak, Boy Iskak, dan Indriati Iskak.

Gary memulai debutnya sebagai aktor ketika membaintangi film berjudul Bintang Jatuh pada tahun 2000. Di film tersebut ia beradu lakonan dengan bintang besar lain, seperti: Marcella Zalianty, Dian sastrowardoyo, dan Indra Birowo. Film itu disutradai oleh Rudi Soedjarwo.

Film Bintang Jatuh sempat pula diputar dalam event Jakarta International Film Festival tahun 2000. Di film ini Gary berperan sebagai ayah Shelly (Marcella Zalianty).

Film box office pertama yang turut dibintangi Gary Iskak adalah karya fenomenal Rudi Soejarwo lainnya, yakni: Ada Apa Dengan Cinta?

Di film layar lebar tersebut Gary berperan sebagai pelatih. Ia beradu akting dengan Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo.

Tahun 2007 Gary menyabet penghargaan sebagai Aktor Pendukung Terbaik di Indonesian Movie Awards, atas perannya sebagai Bule di film D’Bijis. Lewat film karya Rako Prijanto tersebut Gary juga sempat masuk nominasi dalam ajang MTV Indonesia Movie Awards.

Sejumlah film lain yang turut mengangkat nama Gary Iskak dalam dunia hiburan di Tanah Air adalah: 30 Hari Mencari Cinta (2004), Ungu Violet (2005), dan Jatuh Cinta Lagi (2006).

Gary juga masuk dalam deretan aktor kenamaan yang turut bermain dalam film Warkop DKI Reborn 3, karya Rako Prijanto. Dalam film komedi tersebut ia berperang sebagai Pendekar Tongkat Bengkok.

Tak hanya dalam film layar lebar. Gary juga turut membintangi serial televisi, seperti: Aku Bukan Aku (2006), Putri (2007), Buku Harian Baim (2009), dan Heart Series 2 (2013).

Dewasa ini ia juga turut berlakon dalam sejumlah web series, antara lain: Mami Kost (2020), Twisted (2020), Juara The Series (2021), dan Unknown (2021).

Baca juga artikel terkait PROFIL atau tulisan lainnya dari Oryza Aditama

Penulis: Oryza Aditama
Editor: Yantina Debora