Menuju konten utama

Perbatasan Thailand & Kamboja Kembali Memanas? Ini Kronologinya

Wilayah perbatasan Thailand & Kamboja kembali memanas pada Minggu (7/12) siang hari waktu setempat. Sehari setelahnya, Thailand mengerahkan jet tempur.

Perbatasan Thailand & Kamboja Kembali Memanas? Ini Kronologinya
Seorang tentara Thailand yang terluka sedang dievakuasi setelah bentrokan di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja di Provinsi Sisaket, Thailand. foto/AFP
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja kembali memanas pada Minggu (7/12/2025) siang hari waktu setempat.

Hal ini menyusul aksi saling tuding antara kedua negara atas bentrok yang menewaskan satu prajurit Thailand dan melukai 8 lainnya.

Konflik terjadi tak lama usai Thailand mendesak PBB menyelidiki penggunaan ranjau darat luas oleh Kamboja di sepanjang wilayah perbatasan kedua negara.

Ranjau sebelumnya mengakibatkan beberapa tentara Thailand dan seorang warga sipil China terluka.

Kronologi Kembali Memanasnya Perbatasan Thailand & Kamboja

Wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja kembali memanas dimulai dari bentrokan pada Minggu pukul 14.15 waktu setempat.

Pasukan Kamboja melepaskan tembakan yang menyebabkan dua tentara Thailand terluka. Setelah itu, Thailand membalas dan baku tembakan terjadi hingga pukul 14.50 waktu setempat.

Dilansir laman Bangkok Post, Sersan Anuchart Rueankham tertembak di kaki, sementara Prajurit Pornchai Champachum mengalami memar dan nyeri di dada setelah sebuah peluru mengenai rompi antipelurunya.

Setelah baku tembak, Thailand mengevakuasi masyarakat di perbatasan Buri Ram, Surin, Si Sa Ket, dan Ubon Ratchathani pada Minggu sore.

Minggu malam pukul 22.00, Kamboja mengerahkan tank ke wilayah Samrong, Provinsi Oddar Meanchey dan mengevakuasi warga di area perbatasan.

Pukul 23.00, Kamboja mempersiapkan perang, memperkuat pangkalan militer, mematikan ponsel, dan mengerahkan drone.

Memasuki tengah malam, Kamboja mengerahkan roket ganda RM-70 ke distrik Chom Krasan.

Sekitar Senin (8/12) pukul 1 dini hari, Kamboja kembali mengerahkan peluncur roket ganda BM-21 dan Tipe 90B di Samrong.

Selanjutnya, pukul 03.00, Kamboja mengerahkan senjata yang menargetkan Bandara Buri Ram dan Rumah Sakit Prasat.

Kamboja baru melancarkan serangan jam 5 pagi ke area Nam Yuen. Petinggi Militer Thailand, Winthai, mengatakan serangan Kamboja pada dini hari menewaskan satu orang prajurit dan melukai delapan orang lainnya.

Baru pada 08.30, pasukan Thailand membalas serangan dengan mengerahkan jet tempur. Thailand menyasar fasilitas militer Kamboja.

KBRI Bangkok mengimbau WNI di wilayah Buri Ram, Surin, Si Sa Ket, dan Ubon Ratchathani untuk tetap waspada. WNI diimbau:

  • Mengikuti instruksi petugas di lapangan.
  • Tidak menyebarkan informasi/visual yang belum terverifikasi.
  • Menghindari perjalanan ke area perbatasan yang rawan.
  • Memantau info resmi Pemerintah Thailand & KBRI Bangkok.

Baca juga artikel terkait THAILAND atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Yantina Debora