Menuju konten utama

Perang Hari ke-34: Iran Balas Pidato Trump dengan Rudal

Iran balas menyerang Israel dengan mengirim tiga rudal. Serangan ini dilakukan setelah pidato kenegaraan Trump yang menyebut ingin hancurkan Iran.

Perang Hari ke-34: Iran Balas Pidato Trump dengan Rudal
Kepulan asap membubung dari kebakaran yang masih berlangsung di Bandara Internasional Dubai di Dubai pada 16 Maret 2026. Foto/AFP

tirto.id - Perkembangan terbaru eskalasi konflik antara Iran dan AS–Israel belum menunjukkan tanda selesai. Iran kembali meluncurkan serangan rudal ke Israel setelah Presiden Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan yang lebih besar ke Iran.

Dalam ancamannya, Trump juga menyatakan bahwa AS sudah hampir mencapai tujuan militernya dan dalam waktu dua hingga tiga minggu ke depan akan menyerang Iran dengan serangan yang lebih keras.

Dari sisi Iran, juru bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa negaranya akan terus melawan selama serangan dari AS dan Israel masih berlangsung.

Update ⁠Perang Hari ke-34

Berikut apa saja yang terjadi di hari ke-34 perang, dikutip Al Jazeera:

1. Trump sebut akan serang Iran dengan kekuatan lebih besar dalam waktu dekat

Dalam pernyataan resminya di Gedung Putih, Presiden Donald Trump menyebut AS akan menyerang Iran dengan kekuatan yang lebih besar dalam waktu 2 hingga 3 minggu ke depan.

2. Perang semakin memanas (eskalasi konflik)

Serangan antara Iran dan pihak AS–Israel terus meningkat. AS dan Israel melakukan pemboman di berbagai wilayah Iran yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan, sementara Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel. Ini menunjukkan konflik belum mereda, justru makin intens.

3. Serangan balasan Iran ke Israel

Iran meluncurkan gelombang baru rudal setelah pernyataan Donald Trump yang mengklaim militer Iran telah “dihancurkan”. Serangan ini menjadi sinyal bahwa kemampuan militer Iran masih aktif dan konflik masih jauh dari selesai.

4. Iran bantah minta gencatan senjata

Trump menyatakan Iran meminta gencatan senjata, namun pemerintah Iran secara tegas membantahnya.

5. Menlu Iran tegaskan tak percaya AS

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa meskipun ada komunikasi dari AS, tingkat kepercayaan terhadap negara tersebut nol. Artinya, negosiasi sulit dilakukan karena hubungan kedua negara sangat tegang.

6. Presiden Iran surati rakyat Amerika

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengunggah surat 4 halaman di X yang isinya mengajak rakyat Amerika untuk mempertanyakan kebijakan pemerintah mereka. Ia menilai perang ini tidak mencerminkan kepentingan rakyat AS dan mencoba membangun opini publik internasional.

7. Tokoh politik Iran kembali diserang

Mantan Menteri Luar Negeri Iran, Kamal Kharazi, mengalami luka serius setelah rumahnya diserang, sedangkan istrinya dilaporkan tewas.

8. Negara Teluk masih jadi sasaran serangan

Uni Emirat Arab melaporkan bahwa mereka berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone yang diluncurkan Iran. Insiden serius juga terjadi di dekat Doha, Qatar, di mana sebuah kapal tanker dilaporkan terkena proyektil. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kapal tersebut mengalami kerusakan.

9. Trump janji tak akan rugikan sekutunya

Dalam pidatonya, Trump secara khusus menyampaikan terima kasih kepada negara-negara Teluk dan menegaskan komitmen AS untuk melindungi sekutu-sekutunya serta tidak akan membiarkan mereka mengalami kerugian atau kegagalan akibat konflik ini.

10. Serangan Iran ke Israel, 14 orang terluka

Israel melaporkan bahwa Iran kembali meluncurkan rudal, dan sistem pertahanan udara mereka aktif mencegat serangan tersebut. Meski demikian, serangan tetap menimbulkan korban, dengan layanan darurat Israel melaporkan 14 orang terluka di sekitar Tel Aviv, termasuk seorang anak.

11. Israel serang Lebanon, tewaskan komandan Hizbullah

Di Beirut, Lebanon, Israel melakukan serangan yang menewaskan seorang komandan senior dari Hizbullah. Serangan ini juga menyebabkan sedikitnya tujuh orang tewas menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.

12. Klinik kesehatan militer Irak dihujani serangan udara

Serangan udara terjadi di pangkalan militer di Provinsi Anbar, Irak bagian barat. Serangan tersebut menghantam fasilitas klinik kesehatan militer di pangkalan Habbaniyah, mengakibatkan tujuh pejuang tewas dan 13 lainnya terluka menurut Kementerian Pertahanan Irak.

Baca juga artikel terkait KONFLIK AS-IRAN atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Flash News
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra