Menuju konten utama

Pengertian Kata Kerja Mental dan Contohnya

Kata kerja mental memiliki peran penting dalam susunan kalimat. Pembaca dapat mengetahui pengertian kata kerja mental dan contohnya berikut ini.

Pengertian Kata Kerja Mental dan Contohnya
Ilustrasi kata quotes motivasi semangat hidup. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Kata kerja mental merupakan salah satu jenis kata kerja yang memiliki peran penting dalam susunan kalimat. Pembaca dapat mengetahui pengertian kata kerja mental dan contohnya berikut ini.

Kata kerja atau verba berfungsi menunjukkan suatu tindakan, proses, atau keadaan yang dilakukan oleh subjek dalam sebuah kalimat. Dalam penggunaannya, kata kerja mental biasanya berfokus pada kegiatan yang tidak tampak dan berlangsung di dalam pikiran atau perasaan seseorang.

Dengan memahami pengertian dan penerapan penggunaan kata kerja mental, pembaca dapat menggunakan verba yang tepat sesuai konteks kalimat.

Apa yang Dimaksud dengan Kata Kerja Mental

Kata kerja mental adalah verba yang menggambarkan reaksi, respons, atau sikap seseorang terhadap kejadian yang sedang dialami secara mental atau batiniah. Kata kerja mental juga dapat disebut kata kerja tingkah laku atau kata kerja behavioral karena menerangkan pengalaman mental subjek.

Secara umum, kata kerja mental tidak dapat berdiri sendiri tanpa ada subjek dan objek. Artinya, kata kerja mental hanya dapat digunakan pada konteks yang jelas agar memiliki makna.

Selain itu, kata kerja mental tidak terlihat secara fisik dan hanya dapat dirasakan oleh subjek. Apabila ditambah akhiran -an, kata kerja mental berubah makna menjadi abstrak seperti kata pikiran, perasaan dan sebagainya.

20 Contoh Kata Kerja Mental

Setelah mengetahui pengertian kata kerja mental, pembaca juga dapat memamhinya lebih lanjut melalui contoh kata kerja mental.

Contoh ini dapat memudahkan pembaca menganalisis ragam kata kerja mental atau kata kerja behavioral.

Berikut 20 contoh kata kerja mental yang dapat menjadi referensi pembaca:

  1. Berpikir
  2. Menyadari
  3. Berpandangan
  4. Berpendapat
  5. menganalisis
  6. Melihat
  7. Mendengar
  8. Menyentuh
  9. Mencium
  10. Merasa
  11. Menyukai
  12. Mencintai
  13. Membenci
  14. Mengagumi
  15. Menyedihkan
  16. Memikirkan
  17. Mengerti
  18. Menilai
  19. Mengingat
  20. Menyimpulkan

Penerapan Kata Kerja Mental dalam Kalimat

Dalam penerapannya, terdapat tiga jenis penggunaan kata kerja mental. Pertama, kata kerja persepsi yang menunjukkan cara subjek memperoleh informasi melalui pancaindra yang dimiliki. Contoh kata kerja persepsi diantaranya “melihat,” “mendengar,” dan “merasakan.

Berikutnya, kata kerja afeksi yang menggambarkan keadaam perasaan atau emosi subjek. Contoh kata kerja afeksi yaitu “tertawa,” “bersedih,” dan “khawatir.

Selanjutnya, kata kerja kognisi yang merujuk pada proses seseorang memperoleh pengetahuan atau informasi. Contoh kata kerja kognisi diantaranya “memahami,” “mengetahui,” dan “memikirkan”.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kata kerja mental berfungsi sebagai predikat dalam kalimat dan tidak dapat dilakukan secara fisik.

Berikut contoh kalimat yang mengandung kata kerja mental sesuai jenis dan penerapannya:

Contoh Kalimat Kata Kerja Persepsi

  • Alan melihat perlombaan pacu jalur yang digelar di tepi sungai.
  • Ozan mendengar kicau burung yang merdu di ranting pohon.
  • Adam merasakan hawa dingin di daerah Dieng.
Contoh Kalimat Kata Kerja Afeksi

  • Pak Tirto tertawa melihat pertunjukan reog di pentas seni warga desa.
  • Pak Tirto bersedih saat Indonesia kalah dari Vietnam dalam ajang kualifikasi piala dunia.
  • Pak Tirto khawatir dengan kondisi kesehatannya saat ini.
Contoh Kalimat Kata Kerja Kognisi

  • Ana memahami dengan jelas penyampaian guru dalam mata pelajaran matematika.
  • Toba mengetahui keberadaan kelincinya yang lepas dari kendang.
  • Gofar memikirkan bagaimana strategi mengatasi serangan balik dari lawannya.

Baca juga artikel terkait TRIVIA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo