Menuju konten utama

Pemerintah-idEA Bidik Target Rp35 Triliun di Harbolnas 2025

Untuk mencapai target tersebut, roadshow akan diselenggarakan selama 4 bulan, dengan puncak Harbolnas pada 10-16 Desember 2025.

Pemerintah-idEA Bidik Target Rp35 Triliun di Harbolnas 2025
Warga menunjukan promosi potongan harga Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di aplikasi belanja daring di Jakarta, Selasa (12/12/2023). ANTARA FOTO/ Erlangga Bregas Prakoso/sgd/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah dan Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menargetkan transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 akan mencapai Rp33-Rp35 triliun, lebih tinggi dari realisasi Harbolnas tahun lalu yang senilai Rp31,2 triliun. Karenanya, untuk mencapai target tersebut, roadshow akan diselenggarakan selama 4 bulan, dengan puncak Harbolnas pada 10-16 Desember 2025.

“Tentu kita juga melihat Harbolnas ini sudah 14 tahun dan transaksi tahun lalu Rp31 triliun, tahun ini berapa? Karena roadmap-nya sudah 4 bulan sebelumnya, maka tentu dari 4 bulan (roadshow), masing-masing nambah Rp1 triliun. Jadi, kalau Rp31 triliun tambah Rp1 triliun per bulan, jadi Rp35 triliun. Itu menjadi target,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Kick Off Road to Harbolnas 2025, di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025).

Sementara itu, dalam empat bulan roadshow ini, pemerintah dan platform-platform e-commerce akan mendorong penjualan dari para mitra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), terutama melalui kampanye Bangga Buatan Indonesia. Karenanya, melalui Harbolnas 2025 ini, Airlangga juga berharap konsumsi masyarakat yang menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia akan semakin kuat.

Pada akhirnya, konsumsi masyarakat melalui belanja online ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi digital Indonesia.

“Konsumsi yang kuat ini juga tentu mendorong bahwa Indonesia menjadi digital (economy) terbesar di Asean,” lanjutnya.

Dalam hal ini, Airlangga meminta agar platform-platform e-commerce dapat meningkatkan diskon selama Harbolnas. Pasalnya, diskon itulah yang kemudian akan menjadi pengungkit minat belanja masyarakat.

“Karena itu, kita akan mendorong tidak hanya online, tapi yang offline, juga retail dan juga di mal-mal dalam bulan Desember juga ada program. Sehingga, program diskon barang itu bisa membantu daya beli masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum idEA, Hilmi Adrianto, mengatakan, dalam Harbolnas 2025 ini, pihaknya menarget peningkatan penjualan produk-produk lokal mencapai lebih dari 50 persen. Karenanya, berbarengan dengan roadshow Harbolnas 2025, baik platform e-commerce maupun para mitra UMKM akan bersiap meningkatkan promosi.

“Sehingga, baik dari pelaku usahanya maupun juga dari platform UMKM itu bisa bersiap untuk kemudian meningkatkan dari sisi promosi maupun juga dari sisi ketersediaan barang maupun produk yang akan dijual nanti selama Harbolnas,” kata Hilmi.

Baca juga artikel terkait PROMO HARBOLNAS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra