tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, melakukan upaya percepatan pemulihan akses air minum di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan melaksanakan tender cepat untuk membangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang baru.
"Misalnya di Aceh Tamiang, kita sudah mulai melakukan tender cepat penunjukan langsung agar beberapa SPAM, ada tiga SPAM di situ yang akan kita bangun," kata Dudy dalam konferensi pers, Jumat (19/12/2025).
Pembangunan tiga SPAM baru tersebut menjadi prioritas untuk mengembalikan akses air bersih bagi masyarakat. Dengan mekanisme tender cepat, pemerintah menargetkan pemulihan layanan air minum dapat tercapai dalam waktu singkat.
“Sehingga harapan kami dalam 3 bulan ke depan sistem penyediaan air minum di Kabupaten Aceh Tamiang dapat pulih kembali," tambahnya.
Selain pembangunan infrastruktur permanen, Kementerian PU juga telah mengerahkan bantuan sarana prasarana darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sementara.
Hingga saat ini, telah didistribusikan 334 unit sarana prasarana di bidang cipta karya, seperti hidran umum, toren air, toilet portabel, mobil tangki, dan mobil vakum.
Sebanyak 230 unit lainnya masih dalam perjalanan, serta 19 mobil Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan tangki air yang dikirim khusus dari Jakarta.
Upaya tanggap darurat ini didukung dengan penempatan sumber daya manusia dan alat berat. Dudy melaporkan, pihaknya telah menurunkan sekitar 1.330 personel dan 872 unit alat berat seperti ekskavator dan wheel loader di tiga provinsi terdampak, termasuk Aceh.
"Per detik ini kami sudah menurunkan sekitar 1.330-an personel di tiga provinsi dan masih bisa kami tambah lagi jika memang diperlukan," ucapnya.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id







































