tirto.id - Kondisi Paus Fransiskus membaik usai empat hari kritis. Menurut kabar dari Vatican News, ia cukup sehat untuk melakukan pekerjaan penting bersama sekretaris negara Vatikan di rumah sakit pada Selasa (25/2/2025) waktu setempat.
Paus Fransiskus menunjukkan sedikit perbaikan setelah 11 hari berada di rumah sakit Gamelli di Roma akibat pneumonia ganda. Meskipun telah menderita penyakit dan menjalani perawatan selama hampir 12 tahun masa kepausannya, Paus Fransiskus tetap melakukan sejumlah pekerjaan.
Dilansir The Holly See Press Office’s pada Selasa (25/2/2025) malam, dokter menyatakan bahwa Paus tidak mengalami serangan pernapasan akut menunjukkan hasil yang stabil. Meskipun sampai saat ini paragnosisnya masih belum jelas.
Hasil pemantauan dokter menunjukkan bahwa penyakit Paus tidak menimbulkan kekhawatiran apapun. Dengan kondisi yang masih terkendali tersebut, Paus Fransiskus dapat kembali melanjutkan agenda kerja.
Agenda Kerja Paus Fransiskus di Rumah Sakit
Buletin harian Vatikanmenyebut, Paus Fransiskus kerap melaksanakan rangkaian agenda penting pada Selasa (25/2/2025) siang. Paus melangsungkan agenda kerja untuk bertemu dengan beberapa tokoh penting di Vatikan. Ia dikabarkan bertemu dengan Kardinal Pietro Parolin selaku sekretaris negara Vatikan dan Uskup Agung Edgar Pena Parra selaku kepala staf.
Selama audiensi, Paus menyetujui dekrit untuk 2 orang kudus baru dan 5 orang untuk dibeatifikasi. Beatifikasi adalah langkah pertama untuk menjadi orang kudus. Selain itu, Paus juga memutuskan untuk melakukan konsistori tentang kanonisasi di masa mendatang.
Pastor Antonio Pelayo selaku pendeta Spanyol dan pakar Vatikan menyebut, bahwa Vatikan masih dapat berjalan karena Paus telah mengamanatkan Parolin dan Parra untuk menjalankan Vatikan.
Kondisi Paus Masih Kritis Namun Stabil
Pelayo juga menyebut bahwa Paus masih harus dirawat di rumah sakit untuk beberapa waktu. Dokter belum memberikan izin kepada Paus untuk meninggalkan rumah sakit hingga kondisinya membaik dan mampu menjalani kehidupan normal seperti biasa.
Puas Fransiskus saat ini masih dirawat karena mengidap pneumonia ganda, dokter menyebut, Paus menunjukkan tanda-tanda gagal ginjal ringan. Beberapa tes laboratorium menunjukkan adanya perbaikan.
Tim dokter Rumah Sakit Gamellia di Roma terus memberikan upaya terbaik untuk kesembuhan Paus. Para dokter tetap memberikan terapi oksigen terhadap Paus meskipun dengan aliran dan kadar oksigen yang sedikit dikurangi.
Ribuan umat Katolik berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk melangsungkan doa bagi kesembuhan Paus. Mereka mengungkapkan kesedihan yang cukup mendalam atas penderitaan Paus.
Umat Katolik percaya bahwa Paus Fransiskus telah melakukan segala upaya terbaik untuk mengarahkan Gereja Katolik ke arah yang lebih baik lagi.
Editor: Dipna Videlia Putsanra