Menuju konten utama

Not Pianika Ibu Kita Kartini dan Liriknya

Simak not pianika Ibu Kita Kartini & lirik yang dapat digunakan sebagai acuan pembaca. Pembaca juga dapat menyimak fakta menarik lagu Ibu Kita Kartini.

Not Pianika Ibu Kita Kartini dan Liriknya
Ilustrasi RA Kartini. tirto.id/Fuad

tirto.id - Raden Ajeng (RA) Kartini merupakan pahlawan nasional yang memperjuangkan emansipasi perempuan. Berkat perjuangannya, jasa Kartini diabadikan dalam sebuah lagu berjudul Ibu Kita Kartini.

Lagu tersebut kerap dinyanyikan dalam acara nasional, termasuk HUT RI. Not pianika Ibu Kita Kartini dan lirik dapat digunakan sebagai acuan pembaca saat upacara.

Kartini lahir di Jepara, 21 April 1879. Ia berasal dari keluarga ningrat yang terpandang. Kartini dinobatkan sebagai pahlawan nasional melalui Keputusan Presiden RI No 108 tahun 1964 yang dilakukan oleh presiden pertama Indonesia Ir. Sukarno.

Semasa hidup, Kartini menyuarakan pentingnya akses pendidikan terhadap perempuan melalui surat-surat yang dikirim kepada temannya. Kartini juga mendirikan sekolah khusus perempuan untuk mengajarkan berbagai keterampilan pada tahun 1903 di Jepara.

Not Pianika Ibu Kita Kartini dan Liriknya

Pada upacara-upacara resmi kenegaraan, lagu-lagu bertema perjuangan sering dikumandangkan. Hal tersebut bertujuan untuk membangkitkan semangat kebangsaan dan makna perjuangan.

Berikut not pianika lagu Ibu Kita Kartini beserta liriknya yang dapat digunakan sebagai referensi pembaca:

Do = G 4/4 Moderato

1 2 3 4 5 3 1

Ibu kita Kartini

6 1 7 6 5

Putri sejati

4 6 5 4 3 1

Putri Indonesia

2 4 3 2 1

Harum namanya

1 2 3 4 5 3 1

Ibu kita Kartini

6 1 7 6 5

Pendekar bangsa

4 6 5 4 3 1

Pendekar kaumnya

2 4 3 2 1

Untuk merdeka

4 3 46 5 6 5 3 1

Wahai ibu kita Kartini

3 2 3 4 5 3

Putri yang mulia

4 3 4 6 5 6 5 3 1

Sungguh besar cita-citanya

3 2 4 7 2 1

Bagi Indonesia

Berikut letak tombol 1 sampai 8 pada pianika yang dapat membantu memudahkan pembaca memainkan pianika lagu Ibu Kita Kartini:

1 = C

2 = D

3 = E

4 = F

5 = G

6 = A

7 = B

8 = C tinggi

Wisata Museum RA Kartini di Rembang

Pengunjung melintasi foto RA Kartini yang ditampilkan di Museum RA Kartini, Rembang, Jawa Tengah, Senin (21/4/2025). Museum yang menyimpan benda-benda bersejarah, buku-buku serta pemikiran dari pahlawan wanita Indonesia itu menampilkan sejarah, pengaruh dan gerakan RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita di Indonesia. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

4 Fakta Dibalik Lagu Ibu Kita Kartini

Lagu Ibu Kita Kartini digubah oleh Wage Rudolf Soepratman, salah satu tokoh penting dalam perjuangan bangsa Indonesia.

Lagu tersebut terinspirasi dari surat-surat Kartini yang dimuat dalam buku Door Duisternis tot Licht (Habis Gelap Terbitlah Terang) yang disusun seorang Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, J.H Abendanon. Namun, terdapat fakta unik yang perlu diketahui oleh pembaca.

Pertama, judul lagu tersebut awalnya ialah Raden Adjeng Kartini. Untuk menghilangkan kesan feodal, maka judulnya diubah menjadi Ibu Kita Kartini.

Kedua, lirik lagu tersebut juga diubah dari naskah lirik WR Supratman kaplet ketiga yang berbunyi “Raden Ajeng Kartini pendekar istri/ Pendekar kaum ibu Tanah AIrku/ Raden Ajeng Kartini penyuluh budi/ Penyuluh bangsanya karena cita-citanya.

Ketiga, lagu ini diciptkana pada Kongres Wanita II di Jakarta, 28-31 Desember 1929. Pada forum tersebut, lagu Ibu Kita Kartini ini dinobatkan sebagai lagu pujian bagi seluruh perempuan Indonesia. WR Supratman juga turut hadir dalam Kongres Wanita II untuk mempelajari lebih dalam pemikiran Kartini.

Keempat, lagu diciptakan untuk mengapresiasi Kartini yang telah mendirikan akses pendidikan kepada perempuan dan memberikan berbagai keterampilan.

Baca juga artikel terkait LIRIK LAGU NASIONAL atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo