Menuju konten utama

Menkeu Purbaya Ungkap Serapan Anggaran MBG Kecepetan

Purbaya akan mengevaluasi anggaran MBG bukan karena dia enggak anti program MBG, tapi dia ingin melihat programnya berjalan secara optimal.

Menkeu Purbaya Ungkap Serapan Anggaran MBG Kecepetan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara Indonesia Fiscal Forum 2026. tirto.id/Hendra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menilai, sampai saat ini program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program Kabinet Merah Putih dengan penyerapan anggaran paling cepat. Purbaya menyebut, serapan anggaran program flagship pemerintah tersebut berjalan terlalu cepat.

"MBG salah satu yang (penyerapan anggarannya) paling cepat, mungkin kecepetan," tutur dia, di acara Indonesia Fiscal Forum 2026 yang dihelat Tirto di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Namun demikian, untuk menjaga kesehatan fiskal dan menekan potensi pelebaran defisit 2026, Bendahara Negara itu akan menyisir serta mengevaluasi anggaran MBG. Kendati akan mengevaluasi ketat, Purbaya menegaskan tidak anti terhadap Program MBG. Ia hanya ingin program yang menyasar 86 juta penerima manfaat di tahun ini tersebut dapat berjalan dengan optimal.

"MBG akan kita lihat seperti apa. Saya sih enggak anti program MBG, tapi saya ingin lihat programnya berjalan secara optimal. Nanti kan kita sisir satu-satu ada nggak yang enggak optimal, ada enggak yang bisa kita sisirkan untuk kita mengurangi defisit atau kita alihkan ke program yang lebih baik," jelasnya.

Purbaya pun menyoroti realisasi penyerapan anggaran MBG pada tahun lalu sebagai tolok ukur, di mana berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi belanja program tersebut tercatat Rp51,5 triliun atau 72,5 persen dari pagu tahun lalu. Berkaca dari data tersebut, Purbaya menilai perlu adanya penyesuaian perhitungan untuk tahun ini, agar anggaran MBG lebih realistis dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

"Kalau kita lihat record tahun lalu, yang habisnya sekian puluh triliun, enggak sampai Rp100 triliun kan? Kalau untuk tahun ini dengan penambahan yang paling manfaatnya, kita bisa ukur kira-kira berapa sih dan kita bisa lihat paling nggak kita lihat overview, kita lihat gitu, sepertinya ada yang berlebih," tutup Purbaya.

Baca juga artikel terkait MAKAN BERGIZI GRATIS atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher