Menuju konten utama

Menaker Soal Copot Jabatan Immanuel Ebenezer: Urusan Istana

Yassierli klaim telah lakukan berbagai upaya untukbangun sistem yang lebih baik di lingkungan Kemnaker.

Menaker Soal Copot Jabatan Immanuel Ebenezer: Urusan Istana
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan paparan saat forum dengan pemimpin redaksi media massa di gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (22/7/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, siap mencopot pejabat di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang terlibat kasus korupsi.

Meski begitu, terkait keterlibatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, dalam dugaan kasus korupsi atas pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto yang berhak menindak.

Dalam hal ini, pencopotan Immanuel dari jabatannya sebagai Wamenaker diputuskan oleh Istana.

"Kalau Wamenaker kan bukan dari Menteri. Kalau dari saya kan eselon 1 ke bawah. Itu kita serahkan (ke Istana). Ya, tadi kan sudah ada informasi dari Setneg (Kementerian Sekretariat Negara)," ujar Yassierli dalam Konferensi Pers di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Kamis (21/8/2025).

Meski begitu, pencopotan pejabat yang terlibat kasus korupsi baru bisa dilakukan setelah pihaknya mendapatkan bukti yang cukup. Karena itu, sampai saat ini pihaknya masih menunggu keterbaruan informasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Terkait dengan proses tadi malam, detilnya siapa, kami cenderung kita tunggu dulu ya. Tunggu nanti, saya yakin KPK akan menampaikan press conference-nya, sehingga kita, dari situ nanti kita lihat Dan tadi saya sampaikan, kita tunggu dan ini harus kita hormati proses itu " tambahnya.

Terlepas dari itu, Yassierli mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk membangun sistem yang lebih baik di lingkungan Kemnaker. Karena itu, saat awal masa tugas ia meminta para pejabat dan juga para pegawai Kemnaker untuk menandatangani pakta integritas yang menyatakan bahwa yang bersangkutan siap dicopot dari posisinya saat terlibat dalam tindakan korupsi.

"Kemudian teman-teman kalau lihat disini ada patung orang pakai rompi orange. Saya selalu mengingatkan proses layanan kita perbaiki, apalagi K3 ini saya sangat concern. Angka kecelakaan kita masih memprihatinkan, kita perlu percepatan dalam pelayanan K3 dan seterusnya.

Jadi makanya kami prihatin dan kita menyayangkan sekali (OTT Wamenaker) sebenarnya," tukas Yassierli.

Baca juga artikel terkait KEMNAKER atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana