Menuju konten utama

Maulid Nabi 2025 Apakah Libur Tanggal Merah & Berapa Rabiul Awal

Apakah Maulid Nabi 2025 libur tanggal merah dan Maulid Nabi 2025 dirayakan pada berapa Rabiul Awal? Cek ulasannya berikut.

Maulid Nabi 2025 Apakah Libur Tanggal Merah & Berapa Rabiul Awal
Ilustrasi maulid nabi Muhammad. FOTO/iStockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Maulid Nabi atau hari kelahiran Nabi Muhammad saw sebentar lagi akan dirayakan oleh umat Islam. Lantas, apakah Maulid Nabi 2025 libur tanggal merah? Maulid Nabi 2025 dirayakan berapa Rabiul Awal?

Maulid Nabi dirayakan umat Islam dengan berbagai cara. Perayaan biasanya berupa pembacaan Barzanji (riwayat hidup Nabi) di masjid atau rumah-rumah warga, pengajian umum, gebyar sholawat, dan acara-acara lain. Isinya mengisahkan kehidupan dan perjuangan Nabi.

Selain itu, perayaan Maulid Nabi juga lazim digelar di satuan pendidikan, perusahaan, hingga instansi pemerintah. Perayaan tersebut kerap digelar pada kurun waktu bulan Rabiul Awal.

Maulid Nabi 2025 Apakah Libur Tanggal Merah?

Pemerintah secara resmi telah memperbarui daftar hari libur dan cuti bersama 2025. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang terbit pada Kamis, 7 Agustus 2025 sebagai perubahan atas SKB 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.

Mengacu pada SKB 3 Menteri terbaru, Maulid Nabi 2025 diperingati pada 5 September 2025 dan ditetapkan sebagai tanggal merah hari libur nasional. Artinya, Pegawai Negeri Sipil, satuan pendidikan, dan karyawan perusahaan mendapatkan jatah libur hingga dapat merayakan Maulid Nabi 2025 untuk pemeluk agama Islam.

Di berbagai daerah, masyarakat memiliki tradisi khusus dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi. Masyarakat Madura memiliki tradisi Muludhen. Masyarakat Minang memiliki tradisi Bungo Lado. Warga Kudus mempunyai tradisi Kirab Ampyang dan masyarakat di Yogyakarta memiliki tradisi Sekaten.

Perayaan Maulid Nabi digelar sebagai bentuk cinta, penghormatan, pengingatan kebesaran, dan keteladanan Nabi Muhammad saw.

Tak hanya itu, perayaan Maulid Nabi bagi umat Islam juga memiliki makan mendalam, yaitu upaya mendapatkan syafaat Nabi. Dalam konsep agama Islam, syafaat merujuk pada anugerah istimewa daripada Allah yang diberikan kepada Rasulullah SAW untuk membantu umatnya di Padang Mahsyar pada hari kiamat.

Ilustrasi Maulid Nabi

Ilustrasi Maulid Nabi. foto/istockphoto

Latas, Maulid Nabi berapa Rabiul Awal? Maulid Nabi digelar setiap tanggal 12 bulan Rabiul Awal, bulan ketiga dalam kalender Hijriah.

Merujuk pada kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Rabiul Awal ditetapkan pada Senin, 25 Agustus 2025. Merunut keputusan tersebut, maka Maulid Nabi atau 12 Rabiul Awal diperkirakan jatuh pada hari Jumat, 5 September 2025.

Jika mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dirilis oleh Muhammadiyah, 1 Rabiul Awal bertepatan dengan Minggu, 24 Agustus 2025. Artinya, Maulid Nabi versi KHGT bertepatan dengan Kamis, 4 September 2025.

Kedua kalender tersebut memulai 1 Rabiul Awal di hari yang berbeda (KHGT 1 hari lebih cepat). Namun, akhir Rabiul Awal 2025 versi KHGT atau Kemenag berakhir pada waktu bersamaan, yaitu Senin, 22 September 2025.

Di Indonesia, Maulid Nabi biasanya digelar pada periode bulan Rabiul Awal. Sebab itu, tidak ada persoalan yang krusial apabila kalender hijriah yang ditetapkan oleh pemerintah dan KHGT berbeda dalam penetapan Maulid Nabi.

Baca juga artikel terkait MAULID NABI atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo