tirto.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan libur bursa saham pada Jumat, 16 Januari 2026 yang merupakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
Ketentuan libur bursa tersebut disampaikan melalui Pengumuman Kalender Libur Bursa Tahun 2026 No. Peng-00171/BEI.POP/09-2025.
Kalender Libur Bursa 2026
Dalam pengumuman BEI dijelaskan bahwa sepanjang Januari 2026 terdapat 20 hari bursa, dengan dua hari libur bursa, yaitu Tahun Baru pada 1 Januari 2026 dan Isra Mikraj pada 16 Januari 2026.
Daftar Hari Libur Nasional Tahun 2026
Kamis, 1 Januari 2026: Tahun Baru 2026 MasehiJumat, 16 Januari 2026: Isra Mikraj Nabi Muhammad S.A.W.
Selasa, 17 Februari 2026: Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
Sabtu, 21 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Minggu, 22 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Jumat, 3 April 2026: Wafat Yesus Kristus
Minggu, 5 April 2026: Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
Jumat, 1 Mei 2026: Hari Buruh Internasional
Kamis, 14 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus
Rabu, 27 Mei 2026: Iduladha 1447 Hijriah
Minggu, 31 Mei 2026: Hari Raya Waisak 2570 BE
Senin, 1 Juni 2026: Hari Lahir Pancasila
Selasa, 16 Juni 2026: Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Senin, 17 Agustus 2026: Proklamasi Kemerdekaan
Selasa, 25 Agustus 2026: Maulid Nabi Muhammad S.A.W
Jumat, 25 Desember 2026: Kelahiran Yesus Kristus
Daftar Cuti Bersama 2026
Senin 16 Februari 2026: Tahun Baru Imlek 2577 KongziliRabu, 18 Maret 2026: Hari Suci Nyepi
Jumat, 20 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Senin, 23 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Selasa, 24 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah
Jumat, 15 Mei 2026: Kenaikan Yesus Kristus
Kamis, 28 Mei 2026: Iduladha 1447 Hijriah
Sabtu, 26 Desember 2026: Kelahiran Yesus Kristus
Ketentuan Transaksi Investasi Selama Libur Bursa 16 Januari 2026 BCA
Bagi investor maupun trader, memahami jadwal libur bursa menjadi hal yang sangat penting. Pasalnya, libur bursa tidak hanya menghentikan aktivitas perdagangan saham, tetapi juga berdampak pada jadwal transaksi obligasi, SBN, hingga reksa dana, termasuk penyesuaian tanggal setelmen dan pencairan dana. Oleh karena itu, perencanaan transaksi yang matang perlu dilakukan agar strategi investasi tetap berjalan optimal meskipun terdapat hari libur bursa.
Pada Libur Bursa di tanggal 16 Januari 2026, Bursa Efek Indonesia tidak beroperasi, sehingga investor maupun trader tidak dapat melakukan aktivitas perdagangan saham pada hari tersebut. Aktivitas perdagangan baru akan kembali normal pada hari bursa berikutnya.
Oleh karena itu, investor perlu mencermati berbagai ketentuan transaksi investasi yang berlaku, terutama menjelang dan selama libur bursa tersebut.
Hal ini dilakukan untuk memastikan proses administrasi, setelmen, dan pencatatan transaksi tetap berjalan sesuai ketentuan meskipun BEI tidak beroperasi pada hari libur.
1. Obligasi & SBN Pasar Sekunder
Mengacu pada informasi dari laman resmi BCA, transaksi produk Obligasi dan Surat Berharga Negara (SBN) di Pasar Sekunder juga tidak dapat dilakukan pada 16 Januari 2026. Seluruh transaksi obligasi dan SBN Pasar Sekunder baru dapat dilakukan kembali pada Senin, 19 Januari 2026.Selain itu, terdapat penyesuaian tanggal setelmen untuk transaksi yang dilakukan pada 13–15 Januari 2026, sehubungan dengan libur bursa dan adanya recording date. Berikut rincian penyesuaian setelmen yang perlu diperhatikan investor:
Penyesuaian Setelmen Obligasi & SBN
| Mata Uang | Tanggal Transaksi | Penyesuaian Tanggal Setelmen | Produk |
|---|---|---|---|
| IDR | 14 Januari 2026 | 19 Januari 2026 | Semua Seri ORI, SR, FR, FBS |
| 15 Januari 2026 | 20 Januari 2026 | Semua Seri ORI, SR, FR, FBS | |
| USD | 13 Januari 2026 | 20 Januari 2026 | Semua Seri INDON / INDOIS |
| 14 Januari 2026 | 21 Januari 2026 | Semua Seri INDON / INDOIS | |
| 15 Januari 2026 | 22 Januari 2026 | Semua Seri INDON / INDOIS | |
| 23 Januari 2026 | INDOIS30NEWNEW & INDOIS35 |
2. Reksa Dana
Selain saham dan obligasi, transaksi Reksa Dana juga mengalami penyesuaian selama periode libur bursa Januari 2026. Berikut ketentuan lengkapnya:1. Transaksi Reksa Dana pada 15 Januari 2026 hingga pukul 13.00 WIB
- Menggunakan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per unit tanggal 15 Januari 2026
- Transaksi akan ter-update di portofolio pada 19 Januari 2026
- Khusus transaksi penjualan kembali (redemption), dana hasil penjualan akan masuk ke rekening investor paling lambat 27 Januari 2026
2. Transaksi Reksa Dana pada 15 Januari 2026 setelah pukul 13.00 WIB hingga 18 Januari 2026
- Menggunakan NAB per unit tanggal 19 Januari 2026
- Transaksi akan ter-update di portofolio pada 20 Januari 2026
- Khusus transaksi redemption, dana akan diterima investor paling lambat 28 Januari 2026
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id






































