tirto.id - Sebuah video yang memperlihatkan Presiden Prancis, Emmanuel Macron seperti ditoyor oleh sang istri, Brigitte Trogneux saat tiba di Hanoi, Vietnam beredar luas di media sosial. Macron menjelaskan jika istrinya hanya bercanda.
Emmanuel Macron dan Brigitte Trogneux tiba di Hanoi, Vietnam dalam kunjungan kenegaraannya menggunakan pesawat kepresidenan Prancis. Ketika awak pesawat membuka pintu pesawat, terlihat Macron berdiri seperti sedang berbincang-bincang dengan seseorang yang tidak terlihat dari luar.
Sejurus kemudian, sebuah tangan tampak mendorong pipi kanan Macron hingga membuat sang Presiden terdesak ke belakang. Macron kemudian sadar jika pintu pesawat sudah dibuka dan media telah menunggu di luar. Ia pun melambaikan tangannya dengan memberikan senyum ramah.
Tak lama setelah itu, Brigitte terlihat keluar dari pesawat dan mengikuti Macron menuruni anak tangga. Selama itu, Macron membuat gerakan tangan seperti meminta Brigitte untuk berpegangan pada lengannya, namun Brigitte terlihat tidak terlalu mengindahkan dan tetap menuruni tangga sendiri.
Klarifikasi Macron Soal Video Ditoyor Istri
Menyadari jika video itu telah beredar luas dan membuat publik bertanya-tanya tentang kehidupan rumah tangganya, Macron lantas membuat klarifikasi. Menurutnya, apa yang dilakukan Brigitte itu bukanlah suatu kesengajaan. Mereka hanya bercanda dan sudah sering melakukan hal semacam itu.
"(ditoyor Brigitte itu hanya) bercanda, seperti yang sering kami lakukan," jelas Macron seperti diberitakan The Guardian (26/5).
Hal senada dikatakan oleh pejabat istana Elysee, kantor kepresidenan Prancis yang menilai jika itu adalah sebuah momen kedekatan antara presiden dan ibu negara.
"(Mereka) bersantai untuk terakhir kalinya sebelum memulai kunjungan, (mereka) bercanda. Macron suka bercanda dengan istrinya sebelum acara resmi, dan istrinya selalu menanggapi seperti ini.Itu bahkan bukan tamparan," papar sumber dari istana Elysee.
Macron mengunjungi Vietnam untuk membuat kesepakatan berupa untuk pembelian 20 pesawat Airbus, kerja sama energi nuklir, pertahanan, transportasi kereta api dan laut, satelit, dan vaksin. Nilai kesepakatan ini mencapai 9 miliar EURO atau sekitar 166 triliun rupiah.
Pemerintah Rusia Angkat Bicara tentang Video Macron dan Brigitte
Hubungan Rusia dan Prancis memang tidak baik-baik saja. Ini dikarenakan Prancis secara terang-terangan membela Ukraina, padahal Ukraina adalah musuh bebuyutan Rusia. Dan ketika mengetahui sebuah video yang dianggap “memalukan” dari pasangan Macron dan Brigitte, Rusia tidak tinggal diam dan langsung menanggapinya.
"Apakah ibu negara memutuskan untuk menghibur suaminya dengan tepukan lembut di pipi dan salah menghitung kekuatannya?" tulis juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, di Telegram.
"Apakah ia ingin memperbaiki kerah bajunya tetapi malah mengenai wajah kekasihnya?" tulisnya lagi.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id






























