Menuju konten utama

Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Menyambut Bulan Zulhijah & Idul Adha

Teks khutbah Jumat 15 Mei 2026 bertema menyambut bulan Zulhijah dan Idul Adha dapat menginspirasi para khatib. Teks ini telah memenuhi ruku-rukun khutbah.

Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Menyambut Bulan Zulhijah & Idul Adha
ilustrasi khutbah Jumat. ANTARA/M Ifdhal

tirto.id - Khutbah Jumat 15 Mei 2026 dengan tema menyambut bulan Zulhijah dan Idul Adha 1447 Hijriah dapat menjadi rujukan bagi para khatib yang bertugas.

Bulan Zulhijah merupakan salah satu dari asyharul hurum, yakni bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt. Berdasarkan penanggalan Hijriah, Zulhijah adalah bulan terakhir atau bulan ke-12 sebelum berganti tahun.

Pada bulan Zulhijah, umat Islam dianjurkan mengisi bulan mulia tersebut dengan berbagai amalan sunah. Terutama pada 10 hari pertama bulan Zulhijah yang bertepatan dengan puncak ibadah haji dan Idul Adha. Sebab itu, diperlukan persiapan khusus dalam menyambut bulan Zulhijah, terutama amalan yang dianjurkan dan larangan yang perlu ditinggalkan.

Teks Khutbah Jumat 15 Mei 2026 Menyambut Bulan Zulhijah & Idul Adha

Salah satu bulan yang dinantikan oleh umat Islam yaitu bulan Zulhijah. Pasalnya, pada bulan tersebut terdapat hari besar umat Muslim yang dirayakan setiap tanggal 10 Zulhijah, yaitu Idul Adha. Idul Adha juga diwarnai penyembelihan hewan qurban.

Qurban merupakan menyembelih hewan ternak yang memenuhi syarat tertentu pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik. Hal ini dilakukan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, Idul Adha juga disebut sebagai lebaran Haji karena bertepatan dengan pelaksanaan puncak haji.

Berikut teks khutbah Jumat 15 Mei 2026 bertema menyambut bulan Zulhijah & Idul Adha yang telah memenuhi ruku-rukun khutbah:

Khutbah I

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ نَزَّلَ الْكِتَابَ تِبْيَاناً لِكُلِّ شَيْءٍ، وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَى لِلْمُسْلِمِيْنَ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الدَّاعِى بِسُنَّتِهِ إِلَى السَّعَادَةِ وَالْأَدَبِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْهُدَاةِ الْمُخْلِصِيْنَ، وَالدُّعَاةِ إِلَى اللهِ الْمُرْشِدِيْنَ . أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ! اِتَّقُوْا اللهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَتَزَوَّدُوْا بِالتَّقْوَى فَقَدْ فَازَ مَنِ اتَّقَى.

قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ

Segala puji bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan berbagai macam kenikmatan, nikmat Islam, iman, hingga kesehatan, sehingga hari ini dapat memenuhi panggilan-Nya dan semoga senantiasa selalu menjauhi segala larangan-Nya.

Mari bersama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dengan sebenar-benar takwa, yakni melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena takwa adalah sebaik-baik bekal yang akan kita bawa untuk menghadap kelak.

Salawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi Muhammad saw, juga para keluarga, sahabat, serta kepada kita selaku umatnya. Aamiin ya Rabbal’alamin.

Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah…

Dalam hitungan hari, kita akan segera menyambut datangnya bulan Zulhijah. Bulan mulia tersebut patut kita isi dengan amal ibadah dan kebaikan. Beberapa ibadah yang dianjurkan pada bulan Zulhijah yaitu puasa sunah dan qurban.

Adapun waktu yang paling utama untuk memperbanyak ibadah di bulan Zulhijah yaitu pada 10 hari awal. Keutamaan 10 hari awal bulan Zulhijah diterangkan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis dengan terjemahan berikut:

مَا مِنْ أَيَّامٍ اَلْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّام. يَعْنِي أَيَّامُ الْعُشْرِ. قَالُوْا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيءٍ

"Tidak ada hari di mana amal kebaikan saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini. Rasulullah menghendaki 10 hari (awal Dzulhijjah). Lantas para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, tidak juga jihad di jalan Allah? Rasulullah Shallalâhu Alaihi Wasallam menjawab: Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apa pun (mati syahid). (HR. Al-Bukhari). (An-Nawawi, Riyadhus Shalihin, juz II, halaman: 77-78)

Dalam 10 hari pertama tersebut, terdapat hari Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijah. Dalam tradisi Islam, hari Arafah mengandung pesan besar bagi peradaban dan kemanusiaan. Pada hari tersebut, jutaan umat manusia berkumpul di Padang Arafah untuk menunaikan wukuf sebagai salah satu rukun haji.

Secara terminologi, kata Arafah berasal dari akar kata Arab “‘arafa – ya‘rifu – ma‘rifah” yang berarti mengetahui, mengenal, atau menyadari.

Hari Arafah menjadi waktu bertemunya kembali Nabi Adam dan Hawa setelah diturunkan dari surga. Arafah juga menjadi waktu penting bagi umat Islam untuk kembali menyadari tugas dan misinya sebagai khalifah di muka bumi.

Dalam beberapa riwayat, ayat tentang penyempurnaan agama Islam juga turun di bulan Zulhijah saat haji wada’ di hari Arafah. Ayat tersebut yaitu Al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 3.

".........Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu......"

Ma’asyiral Muslimin, jamaah Jumat rahimakumullah

Umat Islam juga dianjurkan untuk puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Keutamaan Puasa Arafah dijelaskan dalam hadis sahih yang diriwayatkan Abu Qatadah Ra., bahwa Rasulullah Saw. bersabda sebagai berikut:

Puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lepas dan akan datang, dan puasa Asyura [10 Muharram] menghapuskan dosa setahun yang lepas,” (HR. Muslim).

Salah satu perintah Allah kepada umat Islam yaitu berqurban. Qurban dianjurkan bagi Muslim yang memiliki kelapangan harta. Ibadah qurban disyariatkan untuk dilakukan pada hari raya Idul Adha (10 Zulhijah) dan hari-hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijah).

Dalam Al-Qur’an, perintah qurban termaktub dalam Al-Hajj ayat 34 yang berbunyi:

وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَۙ ۝٣٤

wa likulli ummatin ja‘alnâ mansakal liyadzkurusmallâhi ‘alâ mâ razaqahum mim bahîmatil-an‘âm, fa ilâhukum ilâhuw wâḫidun fa lahû aslimû, wa basysyiril-mukhbitîn

Artinya:"Bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas binatang ternak yang dianugerahkan-Nya kepada mereka. Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa. Maka, berserahdirilah kepada-Nya. Sampaikanlah (Nabi Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang rendah hati lagi taat (kepada Allah)."

Hadirin yang berbahagia.....

Melalui perintah qurban tersebut, seseorang diharapkan dapat melawan rasa cinta terhadap harta, peduli, dan berbagi kepada fakir miskin dan duafa guna mendekatkan diri kepada Allah. Berqurban juga dapat menumbuhkan sifat kedermawanan, saling membantu, dan saling berkasih sayang.

Qurban juga menjadi simbol untuk membunuh sifat-sifat kebinatangan, menghilangkan sifat-sifat buruk, sikap egoisme, nafsu serakah, dan sifat individual.

Hal ini telah diperintahkan dalam Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 37 yang berbunyi:

لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ كَذٰلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْۗ وَبَشِّرِ الْمُحْسِنِيْنَ ۝٣٧

lay yanâlallâha luḫûmuhâ wa lâ dimâ'uhâ wa lâkiy yanâluhut-taqwâ mingkum, kadzâlika sakhkharahâ lakum litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum, wa basysyiril-muḫsinîn

Artinya: Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu. Demikianlah Dia menundukkannya untukmu agar kamu mengagungkan Allah atas petunjuk yang Dia berikan kepadamu. Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang muhsin.

Semoga kita dapat menjaga kesucian dan kehormatan bulan Zulhujah sebagai langkah awal untuk memperbaiki rasa hormat dan patuh kita akan perintah-perintah serta larangan-larangan Allah dan Rasul-Nya.

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Khutbah II

اَلْحَمْدُ للهِ وَكَفَى، وَأُصَلِّيْ وَأُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَهْلِ الْوَفَا. أَشْهَدُ أَنْ لَّا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ عَظِيْمٍ، أَمَرَكُمْ بِالصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَى نَبِيِّهِ الْكَرِيْمِ فَقَالَ: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا،

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ، فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، اللهم ادْفَعْ عَنَّا الْبَلَاءَ وَالْغَلَاءَ وَالْوَبَاءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالْبَغْيَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

عِبَادَ اللهِ، إنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى ويَنْهَى عَنِ الفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالبَغْيِ،

يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Baca juga artikel terkait KHUTBAH JUMAT atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo