tirto.id - Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, mengatakan pemerintah tengah mengkaji pengadaan alat rontgen untuk seluruh Puskesmas di Indonesia. Salah satunya untuk melakukan deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC).
Hal ini dikatakannya saat Kunjungan ke Puskesmas Moch Ramdan, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2026).
Awalnya, pihak Puskesmas menjelaskan bahwa selama ini hanya melakukan pemantauan kasus sesuai kedatangan pasien dengan keluhan. Namun, belum melakukan active case finding atau penemuan kasus secara aktif.
“Jadi mungkin ke depannya kami akan melakukan active case finding juga di triwulan berikutnya,” kata pihak Puskesmas kepada Wamenkes Dante.
Atas hal itu, Dante kemudian menyarankan agar penemuan kasus itu dilakukan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintah. Termasuk, di dalamnya mengecek gejala Tuberkulosis atau tidak.
“Karena tuberkulosis itu ada yang bergejala, ada yang stadium awal, ada yang sudah lanjut. Kadang-kadang yang stadium awal-awal ini enggak terdeteksi. Makanya masukin aja di CKG, supaya kelihatan,” jelas Dante.
Dante kemudian menanyakan alat rontgen di Puskesmas tersebut. Adapun pihak Puskesmas mengatakan tak memilikinya.
Menurut Dante, keberadaan alat rontgen di fasilitas kesehatan tingkat pertama penting untuk menemukan kasus TBC sejak stadium awal. Namun demikian, dia menyebut rencana pengadaan rontgen di Puskesmas masih dalam tahap pembahasan, termasuk terkait aspek pendanaan.
“Nanti kita akan bagi rontgen ke seluruh Puskesmas, supaya puskesmas bisa nge-rontgen, dan ketahuan kalau ada tuberkulosis atau enggak di CKG. Ini masih dalam tahap pengodokan dan tahap evaluasi soal pendanaannya,” tutur Dante.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id


































