Menuju konten utama

Kemenhub Dorong Transjakarta Beroperasi Reguler ke Tanjung Priok

Saat ini, layanan TransJakarta dari Terminal Tanjung Priok ke Pelabuhan sudah tersedia, namun masih bersifat by request.

Kemenhub Dorong Transjakarta Beroperasi Reguler ke Tanjung Priok
Sejumlah penumpang turun dari Kapal Motor (KM) Gunung Dempo yang berlabuh di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (4/1/2025). ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/Spt.

tirto.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan mendorong pengoperasian reguler layanan TransJakarta ke kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, guna mendukung mobilitas penumpang dan pekerja di area pelabuhan terbesar di Indonesia itu.

Saat ini, layanan TransJakarta dari Terminal Tanjung Priok ke Pelabuhan sudah tersedia, namun masih bersifat by request dan hanya diaktifkan saat terjadi lonjakan penumpang, seperti saat arus mudik Lebaran dan Tahun Baru.

“Kenapa tidak diregulerkan saja? TransJakarta ini headway-nya jelas, ongkosnya murah, dan stabil. Ini juga bisa membantu pegawai yang bekerja di area penumpang pelabuhan,” ujar Direktur Prasarana Integrasi Transportasi Antarmoda Kemenhub, Sigit Irfansyah, di Kementerian Perhubungan, Selasa (5/8/2025).

Menurut Sigit, kondisi transportasi di dalam area Pelabuhan Tanjung Priok masih jauh dari kata ideal. Selain akses kendaraan pribadi terbatas, tarif ojek online di sekitar pelabuhan yang relatif mahal dan area parkir amat terbatas. “Saya pertama kali ke Pelabuhan, luar biasa, parkirnya sampai di bahu jalan,” tutur Sigit.

Menurutnya, regulasi trayek tetap penting agar layanan tidak hanya tersedia saat momen tertentu, tetapi bisa diakses setiap hari. Namun, pihak pengelola pelabuhan tengah mempersiapkan titik pemberhentian strategis, termasuk di area Bea Cukai dan kantor-kantor lainnya.

Langkah ini sejalan dengan upaya TransJakarta untuk membuka trayek-trayek baru dalam rangka meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauan layanan transportasi publik di ibu kota. “TransJakarta siap mengoperasikan secara reguler. Tinggal menunggu kesepakatan antar-pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan,” tegasnya.

Baca juga artikel terkait TANJUNG PRIOK atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Hendra Friana
Editor: Dwi Aditya Putra