tirto.id - Bulan Juli 2025 menjadi momen penting bagi umat Katolik untuk terus mengikuti ritme kehidupan iman yang terjadwal dalam kalender liturgi. Melalui kalender ini, umat dapat memantau hari-hari suci, peringatan wajib, serta bacaan Kitab Suci yang menjadi bagian dari perayaan liturgis harian.
Kalender liturgi bukan sekadar daftar tanggal gerejawi, tetapi cerminan perjalanan rohani Gereja sepanjang tahun. Ia menjadi pemandu utama dalam memperingati karya keselamatan Allah dalam hidup Yesus Kristus dan para kudus-Nya.
Tahun liturgi dibagi dalam beberapa musim: Adven, Natal, Prapaskah, Paskah, dan Masa Biasa. Setiap musim memiliki warna liturgi, suasana doa, dan bacaan yang mengajak umat merenungkan kasih Tuhan secara lebih mendalam.
Selain hari Minggu, kalender ini juga mencakup peringatan wajib, perayaan besar para santo-santa, hingga pesta liturgis yang menjadi bagian dari kekayaan tradisi iman Katolik. Semua ini disusun agar umat dapat menghidupi iman secara nyata setiap harinya.
Dengan mengikuti kalender liturgi, umat Katolik diajak untuk menata kehidupan rohaninya selaras dengan kalender Gereja. Juli 2025 sendiri berada dalam Masa Biasa, masa yang ditandai dengan pertumbuhan iman dalam keseharian yang sederhana namun mendalam.
Kalender Liturgi Dimulai Kapan?
Kalender liturgi Gereja Katolik tidak mengikuti penanggalan umum yang dimulai pada 1 Januari. Tahun liturgi justru dimulai pada Minggu pertama Adven, yang biasanya jatuh antara akhir November hingga awal Desember.
Adven menjadi awal karena maknanya yang sangat mendasar dalam iman Katolik, yaitu masa penantian akan kelahiran Yesus Kristus. Tapi bukan hanya soal menyambut Natal, Adven juga mengajak umat menanti kedatangan Kristus yang kedua, sebagai bagian dari harapan akan keselamatan yang utuh.
Setelah Adven, tahun liturgi katolik berlanjut ke Natal, lalu ke Masa Biasa, Prapaskah, Paskah, dan kembali ke Masa Biasa lagi. Setiap masa punya warna liturgi, bacaan Kitab Suci, dan tema rohani yang membantu umat merenungkan iman secara menyeluruh, mulai dari sukacita, tobat, pengharapan, sampai pengutusan.
Berbeda dari kalender harian biasa, kalender liturgi lebih menyerupai ritme hidup rohani. Bukan sekedar penanda waktu, melainkan ajakan untuk masuk ke dalam kisah besar iman Gereja. Jadi saat kalender liturgi dimulai, itu bukan hanya awal tahun Gereja, tapi juga awal perjalanan batin bagi setiap umat Katolik.
Daftar Peringatan Wajib Juli 2025
Sepanjang bulan Juli 2025, umat Katolik akan memperingati beberapa hari besar para kudus dan pesta penting Gereja yang dikategorikan sebagai peringatan wajib. Pada hari-hari ini, umat diundang untuk mengikuti misa harian dengan bacaan dan doa khusus sesuai liturgi yang ditetapkan.
Berikut adalah daftar peringatan wajib dalam kalender liturgi bulan Juli 2025:
- Kamis, 3 Juli – Pesta Santo Tomas, Rasul
- Jumat, 11 Juli – Peringatan Wajib Santo Benediktus, Abas
- Selasa, 15 Juli – Peringatan Wajib Santo Bonaventura, Uskup dan Pujangga Gereja
- Selasa, 22 Juli – Pesta Santa Maria Magdalena
- Jumat, 25 Juli – Pesta Santo Yakobus, Rasul
- Selasa, 29 Juli – Peringatan Wajib Santa Marta
Kalender Liturgi Juli 2025 dan Daftar Bacaan
Berikut adalah bacaan harian misa Katolik sepanjang Juli 2025, termasuk hari-hari penting dengan peringatan wajib dan pesta liturgi:
- Senin, 1 Juli 2025
Bacaan: Kejadian 18:16-33, Mazmur 103:1-11, Matius 8:18-22
- Kamis, 3 Juli 2025 – Pesta Santo Tomas, Rasul
Bacaan: Efesus 2:19-22, Mazmur 117:1-2, Yohanes 20:24-29
- Jumat, 5 Juli 2025
Bacaan: Kejadian 23:1-4.19; 24:1-8.62-67, Mazmur 106:1-5, Matius 9:9-13
- Jumat, 11 Juli 2025 – Peringatan Wajib Santo Benediktus, Abas
Bacaan: Amsal 2:1-9, Mazmur 34:2-11, Matius 19:27-29
- Selasa, 15 Juli 2025 – Peringatan Wajib Santo Bonaventura
Bacaan: Efesus 3:14-19, Mazmur 131:1-3, Matius 23:8-12
- Selasa, 22 Juli 2025 – Pesta Santa Maria Magdalena
Bacaan: Kidung Agung 3:1-4a atau 2 Korintus 5:14-17, Mazmur 63:2-9, Yohanes 20:1-2.11-18
- Jumat, 25 Juli 2025 – Pesta Santo Yakobus, Rasul
Bacaan: 2 Korintus 4:7-15, Mazmur 126:1-6, Matius 20:20-28
- Selasa, 29 Juli 2025 – Peringatan Wajib Santa Marta
Bacaan: 1 Yohanes 4:7-16, Mazmur 34:2-11, Yohanes 11:19-27 atau Lukas 10:38-42
Penulis: Hafizhah Melania
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id





























