Menuju konten utama

Jurnalis Malaysia Diserang, Apakah Terkait Skandal Naturalisasi?

Jurnalis Malaysia, Haresh Deol, diserang tiga orang tidak dikenal di Bangsar, Kuala Lumpur, pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Jurnalis Malaysia Diserang, Apakah Terkait Skandal Naturalisasi?
Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM). (FOTO/fam.org.my)

tirto.id - Jurnalis Malaysia, Haresh Deol, diserang tiga orang tidak dikenal di Bangsar, Kuala Lumpur, pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 15.30 waktu setempat.

Penyerangan Haresh diduga karena sang jurnalis Twentytwo13 itu mengkritik keras dan banyak memberitakan soal skandal dokumen palsu 7 pemain naturalisasi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Dilansir Twentytwo13, diceritakan bahwa Haresh baru saja menyelesaikan pertemuan dan berjalan menuju mobilnya.

Ia kemudian menyadari dua pria kekar berkeliaran di sekitarnya. Merasa tak aman, Haresh bermaksud melarikan diri, tetapi pria ketiga menabraknya hingga terjatuh.

Dua pria kekar segera menyerang Haresh, sementara pria ketiga mengeluarkan ponsel untuk merekam. Usai insiden, ketiga pelaku melarikan diri.

Tidak ada barang yang diambil dalam kejadian. Haresh segera melaporkan nasib nahan yang menimpanya ke Markas Kepolisian Distrik Brickfields.

Akibat tindakan penyerangan tersebut kedua siku Haresh berdarah dan hidungnya mengalami memar.

Kecaman Terhadap Insiden Haresh Deol

Co-founder dan Managing Editor Twentytwo13, Pearl Lee, mendesak pihak berwenang untuk menyelidiki kasus yang menimpa Haresh secara cepat, adil, dan menyeluruh.

"Serangan terhadapnya [Haresh Deol] bukan hanya serangan pribadi, tetapi juga serangan terhadap Twentytwo13, serangan terhadap jurnalisme, dan industri media Malaysia," tutur Pearl Lee.

Presiden Klub Pers Nasional, Datuk AhirudinAttan, mengecam keras penyerangan yang dilakukan kepada Haresh.

“Serangan terhadap Haresh adalah tindakan pengecut dan feodal,” kata Ahirudin.

“Saya mendesak polisi untuk menyelidiki kasus ini tanpa rasa takut. Kita harus mengungkap kebenaran di balik insiden ini. Ini bukan hanya tentang satu orang, tetapi tentang institusi media,” tambahnya.

Dewan Media Malaysia (MMC) menduga bahwa serangan kepada Haresh ialah serangan yang direncanakan karena ada individu yang merekam insiden.

"MMC percaya bahwa otoritas akan melakukan penyelidikan yang tepat, adil, dan profesional. Masyarakat diminta untuk menahan diri dari spekulasi yang tidak perlu sambil menunggu hasil penyelidikan," ucap Dewan Media Malaysia.

"Tindakan semacam itu, terlepas dari motifnya, memiliki implikasi yang lebih luas bagi kebebasan media dan kemampuan jurnalis untuk menjalankan tugas mereka secara independen, aman, dan etis," jelasnya.

Berita terbaru seputar dunia sepak bola dalam negeri maupun luar negeri dapat dilihat melalui tautan sebagai berikut:

KUMPULAN ARTIKEL SEPAK BOLA TERBARU

Baca juga artikel terkait TIMNAS MALAYSIA atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Iswara N Raditya