tirto.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) merombak susunan pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Gedung Energi, SCBD, Jakarta Selatan, Senin (19/6/2026).
Melalui RUPST tersebut, para pemegang saham menyetujui pengangkatan Kemal Sudiro sebagai Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis Inalum. Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian Benny Alexander FD Wiwoho dari jabatan Direktur Strategic Support & Human Capital Inalum.
Sebagai informasi, Kemal sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT Pindad.
"Dengan kepengurusan yang baru INALUM optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan, memperkuat hilirisasi aluminium nasional, dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan," kata Corporate Secretary Inalum, Mahyaruddin A.R dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/6/2026).
Selain pengangkatan Kemal, para pemegang saham menyetujui empat mata acara lainnya, termasuk pengesahan laporan tahunan dan penggunaan laba bersih. Kemudian, rapat juga mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian 2025 dengan opini wajar tanpa pengecualian dari Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (anggota Ernst & Young Global Limited).
Mahyaruddin mengatakan, capaian kinerja tahun buku 2025 menjadi bukti keberhasilan transformasi operasional dan strategi hilirisasi yang dijalankan perusahaan.
“Pencapaian Tahun Buku 2025 merupakan hasil dari konsistensi transformasi operasional, peningkatan efisiensi, serta kolaborasi seluruh insan INALUM dan dukungan Grup MIND ID,” ujarnya.
Sepanjang 2025, INALUM mencatat kinerja keuangan tertinggi sejak perusahaan berdiri 50 tahun lalu. Pendapatan tumbuh 10 persen secara tahunan, sementara laba bersih konsolidasian meningkat 15 persen dan EBITDA naik 17 persen.
Dari sisi operasional, produksi aluminium mencapai 280.082 metrik ton (mt), naik sekitar 2 persen dibanding tahun sebelumnya. Penjualan juga mencapai 280.141 mt atau tumbuh 1 persen secara tahunan—keduanya menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Capaian tersebut ditopang oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading yang meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun melalui peningkatan teknologi tungku reduksi pada 170 tungku di Potline 2.
Selain kinerja keuangan, Inalum juga mencatat penguatan pada aspek tata kelola dan kesehatan perusahaan. Perseroan memperoleh predikat Tingkat Kesehatan kategori “AA” dengan status “Sehat”, serta peringkat idAA-/Stable dan standalone rating idA+(sa) dari PEFINDO.
Kinerja Key Performance Indicators (KPI) kolegial tahun 2025 tercatat mencapai 85,54 persen (audited), dengan Peringkat Komposit Risiko berada di level 2. Sedangkan pada aspek Good Corporate Governance (GCG), tingkat penerapan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan meningkat menjadi 87,54 persen pada 2025, dari sebelumnya 81,01 persen.
Di luar kinerja bisnis, INALUM juga menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mencakup pemberian beasiswa kepada 145 penerima, pelatihan 110 guru, penanaman 15.000 pohon mangrove, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di tiga lokasi, serta dukungan pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil.
"Program-program ini dijalankan melalui pendekatan Strategic Empowerment dan Strategic Engagement yang selaras dengan praktik terbaik internasional," tutur Mahyaruddin.
Adapun susunan baru Dewan Komisaris dan Direksi INALUM adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
• Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Musa Bangun
• Komisaris: Indra Simarta
• Komisaris: Ali Said
• Komisaris Independen: Hari Soebagijo
• Komisaris: Kardwiyana Ukar
Direksi
• Direktur Utama: Melati Sarnita
• Direktur Keuangan: Ken Permana
• Direktur Operasi: Ivan Ermisyam
• Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial: Arif Haendra
• Direktur Sumber Daya Manusia & Transformasi Bisnis: Kemal Sudiro
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































