Menuju konten utama

Danantara akan Rampingkan Anak Usaha PLN Jadi 23 Entitas

Hingga 2028 nanti, jumlah entitas dalam grup PLN ditargetkan menyusut dari 44 menjadi hanya 23 perusahaan.

Danantara akan Rampingkan Anak Usaha PLN Jadi 23 Entitas
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menjawab pertanyaaan wartawan saat akan mengikuti rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/sgd
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Danantara Indonesia bersama PT PLN (Persero) tengah melakukan perampingan struktur usaha BUMN kelistrikan. Hingga 2028 nanti, jumlah entitas dalam grup PLN ditargetkan menyusut dari 44 menjadi hanya 23 perusahaan.

Target tersebut dipaparkan dalam pertemuan antara Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengelola BUMN (BP BUMN), Dony Oskaria, dengan jajaran direksi PLN pada Selasa (2/6/2026).

Pertemuan ini membahas progres program streamlining PLN Group, realisasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), dan penguatan sistem kelistrikan pascagangguan di Sumatra.

Dalam paparannya, PLN menyampaikan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kinerja sekaligus mendukung keandalan pasokan listrik nasional.

Fokus utamanya adalah percepatan konsolidasi, divestasi, restrukturisasi portofolio bisnis, dan penyederhanaan struktur usaha.

"Percepatan transformasi dan penguatan keandalan sistem kelistrikan menjadi kunci agar PLN semakin efektif mendukung ketahanan energi nasional," ujar Dony dalam keterangan resmi, Rabu (3/6/2026).

Selain urusan korporasi, PLN juga melaporkan progres RUPTL 2025-2034. Dari total proyek yang direncanakan, sekitar 1.634 proyek atau hampir 40 persen telah memasuki tahap eksekusi.

Pertemuan itu juga menyoroti evaluasi pascagangguan kelistrikan di Sumatra. PLN terus melakukan penguatan sistem, termasuk membangun infrastruktur backbone kelistrikan Sumatra, jaringan transmisi 500 kV, 275 kV, dan 150 kV, serta menambah kapasitas pembangkit di sejumlah wilayah. Langkah ini diharapkan meningkatkan ketahanan sistem dan meminimalkan risiko gangguan ke depan.

Baca juga artikel terkait PT PLN atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto