Menuju konten utama

CFD Rasuna Said Ditiadakan pada 28 Juni 2026

Pemprov DKI meniadakan CFD Kuningan pada 28 Juni demi HUT DKI-Hari Bhayangkara.

CFD Rasuna Said Ditiadakan pada 28 Juni 2026
Sejumlah warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) perdana di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (10/5/2026). RIbuan warga meramaikan pemberlakukan HBKB atau Car Free Day (CFD) perdana di Jalan Rasuna Said dengan melakukan beragam aktivitas seperti jalan santai, lari, bersepeda, senam, hingga menghadiri pencanangan gerakan Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah. ANTARA FOTO/Reno Esnir/app/kye
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Gubernur Jakarta Pramono mengonfirmasi peniadaan sementara kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Kuningan di sekitaran Jalan Rasuna Said pada Minggu, 28 Juni 2026.

Kebijakan ini diambil untuk memusatkan massa dan pengamanan pada puncak perayaan HUT DKI Jakarta dan Hari Bhayangkara yang dipusatkan di poros Sudirman-Thamrin.

"Karena semua kegiatan dipusatkan di Sudirman-Thamrin, maka pada tanggal 28 Car Free Day di Kuningan atau Rasuna Said ditiadakan agar supaya semua terkonsentrasi di satu titik," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi lonjakan pengunjung tidak hanya berasal dari warga ibu kota, tetapi juga masyarakat dari kota penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Hal ini didorong oleh hadirnya sejumlah figur publik dan pertunjukan musikal besar dalam rangkaian acara tersebut.

"Saya mendapatkan laporan bahwa masyarakat dari sekitar Jakarta, apakah itu dari Bogor, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, bahkan dari beberapa dari jauh dari luar kota mereka akan ingin hadir di acara HUT DKI yang apa, akan dihadiri oleh beberapa public figure ataupun pemain-pemain musikal yang namanya cukup terkenal," jelasnya.

Pramono juga mengumumkan kebijakan tarif khusus bagi pengguna transportasi umum. Selama tanggal 27 dan 28 Juni, seluruh moda transportasi massal di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta hanya akan dikenakan tarif sebesar Rp1 bagi warga yang memiliki KTP Indonesia.

"Semua transportasi satu rupiah, termasuk fasilitas yang dimiliki pemerintah DKI Jakarta seperti Ragunan, Ancol, museum-museum, dan GOR GOR yang ada, kita gratiskan," tambahnya.

Nantinya, pada saat perayaan HUT DKI dan Hari Bhayangkara, Pemprov DKI melakukan pengaturan lalu lintas dan penutupan jalan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas mengingat adanya penutupan sejumlah ruas jalan sejak sore hari.

Pengaturan jadwal transportasi dan penutupan jalan akan diberlakukan mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Beberapa titik yang akan mengalami pengaturan ketat antara lain: Kawasan Bundaran HI hingga Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan Sutan Syahrir, Jalan Teluk Betung dan sekitarnya.

"Karena dari sore sudah akan ada kegiatan di Bundaran HI dan sekitarnya yang tentunya memerlukan penutupan ataupun pengaturan jalan," ungkap Pramono.

Baca juga artikel terkait PRAMONO ANUNG atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Hendra Friana