Menuju konten utama

Cara Hitung THR Ojol 2026 Sesuai Aturan Terbaru dan Simulasinya

Ojol akan menerima THR berupa uang tunai paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir. Cek simulasi perhitungannya.

Cara Hitung THR Ojol 2026 Sesuai Aturan Terbaru dan Simulasinya
ilustrasi pembagian THR ojol. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Cara hitung Tunjangan Hari Raya (THR) ojek online (ojol) 2026 atau Bonus Hari Raya (BHR) sesuai aturan terbaru dapat menjadi rujukan bagi masyarakat. Simak simulasi perhitungannya.

Pemerintah memastikan ojol yang tergabung dalam berbagai platform akan mendapatkan THR atau BHR. Kebijakan ini diteken seiring terbitnya Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan No. M/4/HK.04.00/III/2026 tentang Pemberian Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 bagi Pengemudi dan Kurir pada Layanan Angkutan Berbasis Aplikasi pada 2 Maret 2026.

“Sebagai wujud kepedulian kepada pengemudi dan kurir pada layanan angkutan berbasis aplikasi (pengemudi dan kurir online) dalam menyambut Hari Raya Keagamaan dan untuk mendorong peningkatan produktivitas pengemudi dan kurir online, pemerintah mengimbau kepada perusahaan penyelenggara layanan angkutan berbasis aplikasi (perusahaan aplikasi) untuk memberikan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam SE tersebut.

Dalam SE tersebut dijelaskan bahwa ojol akan menerima BHR berupa uang tunai paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir. Adapun pembagian THR atau BHR ojol diberikan paling lambat 7 hari sebelum lebaran 2026.

Simulasi Cara Hitung THR Ojol 2026

Sebelum diterbitkannya SE Menaker tentang BHR ojol, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah mengumumkan bahwa BHR akan diberikan kepada 850 ribu mitra ojol dengan total nilai mencapai Rp220 miliar.

Total angka tersebut terdiri dari berbagai aplikator, yaitu GoTo, Grab, Maxim, dan inDrive. GoTo dan Grab menyiapkan dana agregat sebesar Rp100 miliar hingga Rp110 miliar pada 2026. Nilai ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp50 miliar.

GoTo akan menyalurkan BHR kepada sekitar 400 ribu mitra. Sementara, Grab juga berencana menyalurkan BHR kepada 400 ribu mitra. Sehingga total penerima dari GoTo dan Grab mencapai sekitar 800 ribu mitra.

Sementara itu, Maxim menetapkan 51.000 mitra produktif sebagai penerima BHR tahun 2026, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar 1.000 mitra. Selain itu, inDrive juga menyatakan komitmennya untuk membagikan BHR kepada sekitar 500 pengemudi.

Mengacu SE Menaker No. M/4/HK.04.00/III/2026, BHR ojol diberikan oleh aplikator kepada pengemudi dan kurir online yang terdaftar secara resmi pada perusahaan aplikasi dalam jangka waktu 12 bulan terakhir.

Kemudian, besaran BHR ojol yang telah ditetapkan yaitu uang tunai paling sedikit 25 persen dari rata-rata pendapatan bersih selama 12 bulan terakhir. Dalam SE tersebut, Menaker menegaskan bahwa BHR tidak menghilangkan dukungan kesejahteraan bagi pengemudi dan kurir online sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang telah diberikan oleh perusahaan aplikasi.

Pemberian BHR ojol juga sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan mitra menjelang hari raya seperti biaya mudik dan kebutuhan lainnya.

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka rumus menghitung BHR ojol yaitu:

25 persen x rata-rat pendapatan bersih bulanan (12 bulan terakhir)

Contoh simulasi hitung BHR ojol:

Pak Tirto telah terdaftar sebagai pekerja ojol sejak Januari 2025. Dalam setiap bulan, Pak Tirto mampu meraup penghasilan maksimal Rp 6 juta. Namun, tak jarang pendapatan itu turun hingga 3 juta per bulan.

Jika dihitung, rata rata pendapatan bersih bulanan sebanyak Rp 4 juta selama ia bekerja. Lantas, berapakah BHR 2026 yang akan diterima Pak Tirto?

  • Rumus BHR ojol 2026: 25 persen x rata-rat pendapatan bersih bulanan (12 bulan terakhir)
  • Penghasilan rata-rata Pak Tirto: Rp 4 juta
  • Simulasi perhitungannya: 25 persen x Rp 4 juta: Rp 1 juta
  • BHR 2026 yang akan diterima Pak Tirto: Rp 1 juta
Disclaimer: Perhitungan di atas hanya bersifat simulasi. Besaran BHR yang akan diterima ojol tergantung pada rata-rata pendapatan bersih masing-masing.

Pembaca dapat mengakses artikel mengenai THR melalui tautan berikut ini:

Kumpulan Artikel THR

Baca juga artikel terkait TUNJANGAN HARI RAYA atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo