tirto.id - PT Robert Bosch meresmikan pabrik manufaktur modular pertamanya di dunia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Fasilitas terbaru ini akan memproduksi empat komponen otomotif utama untuk memperdalam struktur industri dan mendukung percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Keempat komponen tersebut adalah Electronic Control Unit (ECU), kipas pendingin mesin (engine electric cooling fan), wiper, serta Battery Management System (BMS) yang merupakan komponen bernilai tinggi untuk kendaraan listrik.
Presiden Bosch untuk Asia Tenggara, Vijay Ratnaparkhe, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik ini menandai babak baru bagi komitmen perusahaan di Indonesia.
"Ini adalah konfirmasi dari komitmen kami yang berkelanjutan kepada Indonesia," ujarnya saat groundbreaking pabrik modular di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/11/2025).
Fasilitas baru seluas 82.000 meter persegi ini dirancang dengan konsep modular pertama bagi Bosch secara global. Konsep perintis ini memungkinkan beberapa unit bisnis beroperasi di bawah satu atap, berbagi sumber daya, namun tetap menjaga kemandirian operasional.
"Konsep ini memberi bisnis kelincahan untuk menskalakan dan mengonfigurasi ulang jalur produksi dengan cepat, merespons kebutuhan pelanggan dengan kecepatan yang dituntut lingkungan kompetitif saat ini," jelas Vijay.
Pabrik ini akan menerapkan standar industri 4.0, menciptakan ekosistem terhubung yang memanfaatkan pengetahuan manufaktur global Bosch. Mesin-mesin produksi akan terhubung melalui cloud, memungkinkan kontrol dan optimalisasi proses dari pusat data Bosch di seluruh dunia.
Vijay menambahkan, investasi ini didorong oleh ketahanan ekonomi Indonesia yang konsisten tumbuh sekitar 5 persen serta basis konsumen yang luas. "Berinvestasi lebih dalam di Indonesia bukan hanya keputusan yang tepat, tetapi juga tepat waktu," ucapnya.

Di tahap awal, pabrik akan dioperasikan oleh talenta lokal yang telah terlatih dari pabrik Bosch yang sudah ada. Perusahaan juga berkomitmen untuk membangun rantai pasokan lokal dengan meningkatkan kemampuan manufaktur dalam negeri.
Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronik (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta, menyambut baik investasi ini. "Kami mendukung investasi dan pendalaman struktur industri yang dilakukan oleh PT Bosch Indonesia," ujarnya.
Kehadiran pabrik modular Bosch dinilai strategis untuk memperkuat fondasi industri otomotif nasional, khususnya dalam pengembangan kendaraan listrik dan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id




































