Menuju konten utama

BEI Ungkap Masih Ada 3 Perusahaan Kakap Antre IPO Tahun Ini

Per 29 Oktober 2025, sebanyak 23 perusahaan telah menggelar IPO di pasar modal Indonesia, dengan dana terhimpun mencapai Rp15,05 triliun.

BEI Ungkap Masih Ada 3 Perusahaan Kakap Antre IPO Tahun Ini
Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/10/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (27/10) ditutup melemah 154,57 poin atau 1,87 persen ke level 8.117,15. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap adanya tiga lighthouse company (perusahaan mercusuar) dalam pipeline atau antrean Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan, ketiga lighthouse company tersebut berasal dari sektor infrastruktur, pertambangan, serta keuangan.

“Nggak boleh ngomongin nama dulu sebelum waktunya, tapi saya sudah sampaikan sektornya,” ujar Nyoman seperti dikutip Antara, Rabu (29/10/2025).

Nyoman mengatakan, ketiga lighthouse company tersebut ada potensi untuk melangsungkan IPO pada tahun ini, berkaca dari periode laporan keuangan yang disampaikan oleh perusahaan bersangkutan ke BEI.

“Kalau dari sisi laporan keuangan eligible tahun ini. Tapi, tentunya pace-nya, kecepatan tergantung mereka pada saat kita inquiry informasi,” ujar Nyoman.

Sebagai informasi, BEI menargetkan sebanyak lima IPO lighthouse company pada 2025, dan telah tercapai hingga saat ini. Nyoman mengeklaim, hal ini menunjukkan bahwa bursa tak hanya peduli pada kuantitas perusahaan yang akan melantai di pasar modal, melainkan kualitas perusahaannya.

"Kualitas ditunjukkan oleh sizeable IPO, lighthouse IPO. Apa kriterianya, pertama tentu market capitalization lebih dari Rp3 triliun,” ujarnya.

Adapun secara total, tercatat 13 perusahaan berada dalam pipeline IPO, terdiri dari dua perusahaan beraset skala kecil di bawah Rp50 miliar, enam perusahaan beraset skala menengah antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar, dan lima perusahaan aset skala besar di atas Rp250 miliar

Nyoman memproyeksikan mayoritas perusahaan yang berada dalam pipeline tersebut akan melaksanakan IPO pada 2025, seiring hanya dua perusahaan di dalam pipeline yang menggunakan laporan keuangan per Juli 2025, sementara sisanya menggunakan laporan keuangan di semester I- 2025.

“Dengan catatan tidak terdapat concern terkait penawaran umum dan pencatatan oleh OJK dan BEI mempertimbangkan perusahaan-perusahaan tersebut masih dalam review evaluator BEI dan OJK,” ujar Nyoman.

Per 29 Oktober 2025, telah terdapat sebanyak 23 perusahaan yang menggelar IPO di pasar modal Indonesia, dengan dana terhimpun mencapai Rp15,05 triliun. Sebagai informasi, IPO lighthouse company yaitu aksi IPO dengan kriteria kapitalisasi pasar minimal Rp3 triliun serta free float sebesar 15 persen atau nilai kapitalisasi pasar free float lebih dari Rp700 miliar.

Baca juga artikel terkait IPO

tirto.id - Insider
Sumber: Antara
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana